Pendapatan & Laba Bersih Lippo Cikarang Masing2 Naik 35%

Big Banner

Jakarta, mpi-update.  PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) tahun 2014 lalu mencatat pendapatan Rp 1,792 triliun dan laba bersih Rp 844 miliar atau  masing-masing naik 35 persen dibandingkan periode tyang sama tahun sebelumnya

Kontribusi pendapatan LPCK 40 perssen berasal dari  hunian, ruko dan apartemen yang tumbuh 118 persen  menjadi Rp781 miliar. Pendapatan dari divisi industri dan komersial sebesar Rp815 miliar dan menyumbang 45 persen terhadap total pendapatan.

Pendapatan dari divisi pengelolan kota,  tumbuh 21 persen menjadi Rp170 miliar di tahun 2014 dari Rp141 miliar di 2013 yang berkontribusi 10 persen terhadap total pendapatan LPCK.

Meow Chong Loh, Presiden Direktur LPCK mengatakan bahwa EBITDA juga tumbuh sehat sebesar 46 persen menjadi Rp941 miliar di 2014 dari Rp645 miliar di 2013 yang didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang kuat.

“Ini menunjukkan bahwa upaya kami telah menuai manfaat dari visi jangka panjang dan  skala investasi LPCK di bidang infrastruktur yang pada gilirannya menjadi dasar pertumbuhan dan profitabilitas dari unit bisnis kami,” ujar Chong Loh di Jakarta, Senin (30/3).

Pihaknya akan terus mendorong pertumbuhan LPKC di tahun-tahun mendatang, terutama dalam pembangunan infrastruktur proyek baru Orange County Globally Connected City seluas 322 hektar (ha) dengan 16.500.000 pembangunan mega konstruksi.

Seluas 82,3 hektar dari total lahan tersebut akan diperuntukkan sebagai area Lippo Central Business District (Lippo  CBD) Orange County berlokasi di Cikarang sebagai center-hub di koridor timur Jakarta. Nilai investasinya sebesar Rp 250 triliun.

“Kami melihat prospek ini menjanjikan karena adanya wacana pengembangan dua infrastruktur strategis di sini, yaitu Internasional Karawang Airport dan Cilamaya Deep New Port,” ujarnya.

Saat ini LPCK terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan kapitalisasi pasar sebesar 8,23 Triliun atau setara 629 juta dollar AS pada 20 Maret 2015 lalu.

mpi-update.com