Dari Suplier Bahan Bangunan Jadi Pengembang

Big Banner

Erlan Suherlan dan Titin Sumiati

Erlan Suherlan dan Titin Sumiati

Erlan Suherlan dan Titin Sumiati

INSPIRASI-Penampilan pria paro baya ini terlalu sederhana sebagai pengusaha perumahan yang cenderung mentereng. Bicaranya pelan dan sangat santun. Tapi siapa sangka, berawal dari pedagang bahan bangunan dan modal hasil pinjaman dari saudara untuk belanja lahan, hanya dalam waktu setahun saat ini proyeknya telah bernilai Rp 25 milyar.

Erlan Suherlan (52) dan Istrinya Titin Sumiati (44) sama sekali tidak pernah membayangkan untuk menjadi pengusaha realestat seperti saat ini yang mereka tekuni. Pasangan suami istri asal Ciamis Jawa Barat ini memulai perjalanan usahanya sebagai pedagang beras dan bahan bangunan. Berkat kejujurannya dalam berdagang, ia dipercaya untuk mengelola toko material bangunan sendiri oleh pemilik uang.

Berkat pengalaman dan memahami harga pokok bahan bangunan, Erlan dan istrinya pun memberanikan diri untuk terjun sebagai sub kontraktor. “Beberapa pengembang perumahan di Bandung sering saya pasok sekaligus jadi kontraktor di proyeknya,” kisah Erlan.

Sempat beberapa lama menjadi kontraktor, Erlan dan istrinya merasa bisnisnya lambat berkembang. Beberapa tagihannya ke pengembang bahkan macet. “Saya sampai ikut terjun menagih,” kenang Titin Sumiati, istrinya yang telah memberinya lima anak ini. Ditengah kegalauan itulah, pasangan ini mengikuti pelatihan Umat Terbaik Hidup Berkah (UTHB) sampai tingkat lanjut yang dimotori sekaligus fasilitatornya, Syamsul Arifin.

Pada hari terakhir mengikuti sesi motivasi islami ini, mereka diminta langkah bisnis dan mimpi apa yang akan mereka lakukan setelah pulang dari mengikuti pelatihan tersebut. Berdua mereka mengisi kolom mimpi yang akan diwujudkan itu untuk menjadi pengusaha perumahan/pengembang. Karena kuasa Allah SWT, semua mimpi tersebut kini terwujud. Sudah memasuki dua tahun, mereka mengembangkan perumahan menengah-menengah seluas 2,3 hektare di Jalan Aljawami No.25-Cileunyi, Bandung Jawa Barat.

Di atas lahan yang berada di atas ketinggian kawasan Cileunyi ini, pembeli perumahan yang mereka namakan Al Ma’arij Regency ini dengan leluasa melihat kawasan Jatinangor dengan sejumlah kampusnya dan perbukitan yang hijau. “Dari proyek kami kamus ITB, Unpad, IPDN dan Ikopin hanya berjarak 5 menit,” jelas Erlan. Tahap pertama, Erlan dan istrinya menawarkan 55 unit rumah tipe terkecil 36/89 seharga Rp 437.500.000 sampai tipe terbesar 60/127 seharga Rp 654.500.000.

Saat ini hanya tersisa 16 unit saja dan diantaranya rumah siap huni. Pasutri ini mengklaim proyek yang mereka tawarkan merupakan perumahan khusus muslim pertama di Bandung. “Karena kami yang pertama benar-benar memilih hanya konsumen muslim yang beli dan tinggal disini dan dilengkapi perjanjian,” tutur Erlan yang sangat berterima kasih kepada mentornya Syamsul Arifin yang banyak memberikan motivasi kepada mereka berdua.

Sadar membawa nama sebagai perumahan khusus muslim, Erlan sangat serius memperhatikan kualitas bangunan perumahan yang dijualnya. Erlan tidak mau mengurangi komposisi bahan atau menurunkan mutu material yang digunakan. “Saya ingin rumah yang kami bangun bisa menjadi tempat berkumpul keluarga yang nyaman dan aman,” kata Erlan. Tidak heran kedua suami istri ini terjun sampai soal pengolahan sampah. “Sampah warga yang terkumpul kami pisahkan antara organik dan unorganik. Sampah sisa dapur dan yang bisa diolah kami giling dan jadikan makanan ternak. Sedangkan yang tidak bisa dihancurkan seperti besi dan kertas, bisa dijual,” jelasnya.

Menariknya, untuk menjaga kepercayaan pembeli rumahnya, Erlan sudah melakukan pemecahan setiap unit dengan kepemililkan SHM. Untuk melebarkan sayap bisnis realestatnya, Erlan dan istrinya saat ini berencana membeli lahan lagi tidak jauh dari kampus Unpad Jatinangor untuk proyek selanjutnya. “Saya akan ikut program PTR (Pengusaha Tanpa Riba) yang diselenggarakan Pak Syamsul. Saya ingin memulai bisnis realestat tanpa riba,” tekad Erlan yang sudah memperkenalkan dan melibatkan anak-anaknya dalam bisnis yang ia geluti.

propertynbank.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me