Tersangka Proyek Pembangunan Tower BJB Akhirnya Ditahan

Big Banner

Tim Satgasus Penanganan dan Penyelesaian Tindak Pidana Korupsi (P3 TPK) Kejaksaan Agung akhirnya menahan Wawan Indrawan, mantan Kepala Divisi Umum Bank Jabar Banten (BJB).   

“Dia ditahan selama 20 hari dan dapat diperpanjang sesuai kepentingan penyidikan. Penahanan dilakukan terhitung 30 Maret 2015 sampai dengan 18 April 2015 di Rumah Tahanan Negara Salemba cabang Kejagung,” ujar Tony Tribagus, Kapuspenkum Kejagung, seperti informasi yang diterima Rumahku.com

Wawan Indrawan sendiri merupakan tersangka atas kasus proyek pembangunan Tower Bank BJB yang merugikan negara sekitar Rp217 miliar. Tony menjelaskan bahwa penahanan Wawan dilakukan karena tim penyidik mengagendakan pemeriksaan terhadap tersangka lainnya, Tri Wiyasa, Direktur PT Comradindo Lintasnusa Perkasa (CLP).  

Seperti diketahui, kasus korupsi terungkap pada 2013 ketika manajemen BJB menyetujui pembelian 14 lantai T-Tower yang rencananya akan dibangun di Jalan Gatot Subroto, Kaveling 93, Jakarta seharga Rp543,4 miliar dengan PT CLP.  

BJB kemudian membayarkan uang muka sebesar Rp217,36 miliar, sedangkan sisanya akan dicicil Rp27,17 miliar per bulan selama satu tahun. Namun, belakangan terkuak fakta bahwa ternyata pemilik tanah proyek pembangunan tersebut bukanlah milik PT CLP.

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me