Kinerja Ciputra Tumbuh Ciamik, Laju Saham CTRA Konfirmasi Bullish Reversal

Big Banner

Sepanjang tahun 2014, emiten properti PT Ciputra Development Tbk (CTRA) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,32 triliun di tahun 2014 lalu. Hasil ini meningkat 35,65% bila dibanding dengan keuntungan yang diraih tahun 2013 sebesar Rp976,71 miliar. Kinerja bottom line perseroan tersebut ditopang pendapatan bersih yang tercatat mencapai Rp6,34 triliun pada tahun lalu, naik dari periode sebelumnya Rp5,07 triliun. Beban pokok penjualan mencapai Rp3,01 triliun dari Rp2,53 triliun pada periode 2013.

Adapun beban pokok penjualan dan beban langsung di 2014 naik 18,97% menjadi Rp3,01 triliun, sedangkan beban usaha naik 14,50% menjadi Rp1,17 triliun. Sementara untuk pos laba kotor di tahun 2014 naik 30,91% menjadi Rp3,33 triliun, lalu laba usaha naik 36,08% menjadi Rp2,25 triliun dan laba sebelum pajak naik 25,61% menjadi Rp2,15 triliun.  Dengan kenaikan laba berseih tersebut, membuat laba per saham dasar perseroan di tahun 2014 juga ikut meningkat jadi Rp87 per saham dari sebelumnya Rp64 per saham di 2013.

Sementara pada pos posisi keuangan total aset CTRA sampai dengan akhir Desember 2014 naik menjadi Rp23,28 triliun dari total aset sebelumnya Rp20,11 triliun di akhir Desember 2013. Sementara kas dan setara kas yang tercatat pada akhir tahun 2014 yakni sebesar Rp2,89 triliun. Sedangkan, liabilitas sebesar Rp11,86 triliun dari Rp10,34 triliun dan ekuitas Rp11,42 triliun dari Rp9,76 triliun.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Selasa (31/3/15) saham CTRA dibuka pada level 1,450 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 1,435 dan bergerak dalam kisaran 1,450 – 1,490 dengan volume perdagangan saham  mencapai 10.4 juta lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham CTRA sejak awal bulan Januari terlihat terus mengalami pelemahan tajam namun saat ini dalam upaya pertahankan tren positif. Terpantau indikator MA sudah bergerak naik dan pola White Marubozu menembus Upper Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jenuh beli setelah sebelumnya berada pada area tengah.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan CTRA dalam potensi pertahankan penguatan terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju CTRA masih akan mengejar level resistance dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan CTRA. Rekomendasai Maintained Buy pada target level resistance di level Rp1500 hingga target support di level Rp1285.

 

Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

vibiznews.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me