Pembenahan Gedung Wisma Kosgoro Butuh Rp1,2 Triliun

Big Banner
SURABAYA – Gedung Wisma Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) di Jalan Thamrin 53 Jakarta Pusat yang terbakar, akan dirobohkan lalu dibangun baru setinggi 40 lantai.

“Dirobohkan dan dibangun baru, bukan renovasi. Ini juga berdasarkan rekomendasi Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspinas),” ujar pemilik gedung Wisma Kosgoro Hayono Isman, kepada wartawan di sela Muspinas Kosgoro Surabaya, Jatim, Rabu (25/3/2015).

Salah satu alasan pembangunan baru wisma yang berdiri sejak 1974 di atas tanah pemberian Presiden Soekarno tersebut, karena ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan tidak ingin melihat gedung kalah bersaing dengan “pencakar langit” lainnya.

“Bukan mewah-mewahan. Kami hanya tidak ingin bernasib sama dengan Gedung Sarinah yang pernah terbakar dan hanya direnovasi, namun sekarang tertinggal dengan Grand Indonesia maupun Plaza Indonesia,” katanya.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) tersebut memperkirakan, anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan gedung mencapai Rp1,2 triliun. Sebagai modal awal, lanjut dia, 34 Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro se-Indonesia sudah menyiapkan dana sebesar Rp150 miliar.

Sementara itu, Direktur Wisma Kosgoro Suryo Adi Prasetyo meminta maaf atas kebakaran yang terjadi sekitar 18 jam tersebut, dan berharap kejadian itu menjadi momentum untuk bangkit.

Sampai saat ini, kata dia, polisi masih belum memastikan penyebab kebakaran dan masih terpasang garis polisi agar lokasi tidak dimasuki sembarangan orang. “Lantai 1-15 boleh masuk, namun sekadar ambil dokumen. Sedangkan, lantai 16-20 tidak boleh masuk, selain dikawal petugas serta alasan tertentu,” ucapnya.

“Semua normal dan saat alarm berbunyi, petugas bisa mengendalikan keadaan, khususnya karyawan yang kebetulan juga waktunya jam pulang. Kami juga bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata Suryo.

(mrt)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me