Puncak Segera Tambah Hotel Baru

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Sulitnya mencari kamar hotel di kawasan wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat,

pada akhir pekan secara bertahap akan teratasi. Sejumlah hotel berbintang kini tengah dibangun di kawasan tersebut dan ada yang pembangunannya hampir rampung. Salah satunya Harper Puncak Condotel & Resort yang dijanjikan beroperasi tahun ini.  Harper Puncak akan dikelola Archipelago International (Aston) menjadi hotel bintang empat.

Harper Puncak Hotel

Harper Puncak Hotel

Lokasi Harper Puncak di kawasan Gadog, Ciawi, di area seluas 10 ha. Selain fasilitas standar hotel berbintang, Harper dilengkapi outbond area (1 ha) dan water park (2 ha). Selain itu fasilitasnya adalah 21 meeting room dan ballroom berkapasitas 1.200 orang.

Seperti kondotel lainnya, unit-unit kamat Harper dijual putus kepada konsumen. PT Istiajaya Gunaperkasa, pengembangnya, memasarkan 303 kamar hotel seharga mulai Rp1,23 miliar (tipe superior/28 m2). Harganya sudah naik, pada Agustus tahun lalu tipe yang sama dijual seharga Rp1,1 miliar.

Dua tahun pertama konsumen diberi imbal hasil atau dikurangi garansi sewa 20 persen (10 persen/tahun). Garansi sewa ini bisa dipakai untuk mengurangi harga jual sehingga tipe Superior harganya menjadi Rp988 juta.  Dua tipe lainnya, Deluxe (33 m2) dan Junior Suite (42 m2) harganya menjadi Rp1,19 miliar dan Rp2,05 miliar.

Pengembangnya menjanjikan kepada konsumen investasinya akan kembali (break even point/BEP) sekitar 8 tahun. Konsumen juga mendapat free stay 30 point/tahun dan pembagian keuntungan 55:45 untuk konsumen dan operator.

Selain Harper ada dua kondotel lain yang dibangun di kawasan Puncak, Sahid Eminence, Ciloto, dan Bhuvana Hotel & Residence. Sahid Eminence targetnya beroperasi tahun 2016. Kondotel setinggi 15 lantai ini terdiri atas 344 unit kamar (Junior Suite) seluas 41 m2 seharga Rp1,4 miliar.

Sementara Bhuvana Hotel & Residence yang dikembangkan tidak jauh dari Harper di Ciawi, akan dikelola Horison dengan kontrak selama 10 tahun. Kondotel ini akan dioperasikan menjadi hotel bintang lima dilengkapi vilatel dan lagoon. Terkecil tipe 29 m2 seharga Rp1,5 miliar (cash bertahap 24 bulan). Kondotel yang dibangun di area seluas 3 ha ini terdiri atas 270 unit. Pemilik dijanjikan dapat bagian keuntungan 70 persen, sisanya operator. “Dengan tingkat okupansi 65 persen dan tarif Rp1,5 juta/malam, dalam lima tahun modal sudah kembali,” ujar staf pemasarannya.

housing-estate.com