Rumah Seharga Rp 600 Juta-Rp 1 Miliar Paling Laku

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Kendati properti mewah sempat mendominasi pasar dalam dua tahun terakhir, namun kelas menengah tak pernah surut. Pasalnya banyak pengembang yang masih setia membangun hunian dengan harga berkisar antara Rp 600 juta-Rp 1 miliar. Ceruk pasar ini pun diyakini masih belum tergarap maksimal.

Marketing Golden Park @Serpong, Hanny mengatakan dari berbagai tipe yang ditawarkan, tipe paling laris di perumahan milik PT PT Graha Nuansa Hijau ini adalah rumah berukuran 6×17 meter persegi seharga Rp 1 miliar.

“Semua tipe ada penghuninya, tapi paling banyak tipe kecil dengan luas 6×17 meter persegi,” ujar Hanny kepada Kompas.com, saat acara BTN Expo di Fx Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2015).

Hanny mengatakan, harga ini sudah mengalami perubahan dari sejak pertama kali diluncurkan. Pada 2013, harganya masih di bawah Rp 1 miliar. Ia juga menyebutkan, sebanyak 10 persen dari tipe ini yang sudah serah terima, diisi oleh para pasangan muda yang baru memiliki satu anak. Mereka, antara lain berasal dari Jakarta Utara, yaitu Kelapa Gading dan Pluit.

Sementara untuk rumah-rumah bertipe besar, diisi oleh para penghuni berusia lanjut. Mereka memilih rumah lebih besar karena mencari ruang yang luas sebagai tempat berkumpul anak-anak dan cucu.

Marketing Serpong Lagoon Indah menuturkan hal yang sama. Saat ini pengembang di Serpong lebih memilih bermain harga di bawah Rp 1 miliar dan menyasar segmen menengah. Selain untuk dihuni, rumah ini juga banyak dijadikan sebagai aset investasi.

“Di Serpong paling laku rumah di bawah Rp 1 miliar. Apalagi, untuk investasi. Mereka biasanya beli tanah berukuran 70 meter persegi,” kata Indah.

Ia melanjutkan, perbandingan antara investor dan penghuni tetap bisa mencapai 40:60. Rumah-rumah Serpong Lagoon yang dibangun oleh BSA Land ini, memang cukup diminati investor karena harganya tidak terlalu tinggi, dan kawasan di sekitarnya masih dalam pengembangan. Sehingga potensi pertumbuhan harga besar sekali.

Para investor ini, menjadikan rumah sebagai aset dengan cara menjual kembali atau pun menyewakannya. Biasanya, mereka membeli rumah dengan kisaran harga Rp 600 juta-Rp 700 juta.

properti.kompas.com