Jababeka Targetkan 500 “Boutique Hotel” di Marina Tanjung Lesung

Big Banner

Jakarta – PT Jababeka Tbk (KIJA) melalui anak usahanya PT Banten West Java (BWJ) Tourism Development Corporation (TDC) bersama PT Pengembang Pelabuhan Indonesia (IPC Port Developer) menargetkan membangun 500 boutique hotel di Marina Tanjung Lesung, Banten.

“Dari boutique hotel bisa kami hadirkan 5.000 kamar dan 500 hotel,” kata Presiden Direktur PT Jababeka Tbk SD Darmono saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin (6/4).

Kawasan wisata Tanjung Lesung seluas 1.500 hektare (ha) telah diresmikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) atau special economy zone (SEC) oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Februari lalu. Adapun Marina Tanjung Lesung merupakan kawasan wisata lengkap dengan fasilitas pendukung kelas dunia.

Darmono mengatakan, untuk tahap awal akan dibangun 100 unit cottage dengan kapasitas empat hingga delapan kamar. Di kawasan tersebut akan dilengkapi dermaga/jetty dengan kapasitas 20 unit berth yang mampu disandari kapal jenis yacht.

Dia mengatakan, pangsa pasar boutique hotel yang ditawarkan bervariasi mulai dari lokal hingga mancanegara, seperti Jepang, Korea dan Eropa. “Pasarnya bisa seluruh dunia. Mereka yang pensiun ingin menikmati masa tua yang indah, tidak macet, banjir, dan bisa berlayar,” kata Darmono.

Dalam pengembangan kawasan Marina Tanjung Lesung dibagi menjadi empat kawasan dengan total lahan 100 ha yakni area untuk kegiatan yacht, marina center district, marina water dan cruise marina district.

Sementara Dirut PPI yang merupakan anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Dani Rusli Utama mengungkapkan, pihaknya telah menggandeng PT Danareksa (Perseroan) untuk mendalami mega proyek Tanjung Lesung khususnya yang terkait kepelabuhan. “Kami sudah kerja sama untuk mendalami semua materi ini,” kata Dani.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Arief Uahya menargetkan pengunjung wisatawan mancanegara sebanyak satu juta orang per tahun di Tanjung Lesung, sehingga diperlukan pembangunan 12.000 kamar hotel tiga hotel bintang lima, lima hotel bintang empat, 100 hotel bintang tiga dan 530 B&B.

Whisnu Bagus Prasetyo/Siprianus Edi Hardum/FIR

beritasatu.com