Kinerja return reksadana saham Schroder mengkilap

Big Banner

JAKARTA. Nasabah produk reksadana saham dari Schroder Investment Management Indonesia boleh tersenyum lebar. Pasalnya, imbal hasil seluruh reksadana saham perseroan tercatat tumbuh di atas 20% sepanjang Januari – September 2014.

Schroder Dana Prestasi Plus, misalnya, membukukan imbal hasil 20,56% dengan dana kelolaan sebesar Rp 8,34 triliun. Produk yang diluncurkan sejak 25 September 2000 tersebut berhasil tumbuh 2.482,73% sejak awal sampai saat ini. Produk ini mengandalkan portfolio saham 80% – 100% dan pasar uang.

Sementara, imbal hasil Schroder Dana Prestasi mencapai 20,49% dengan dana kelolaan Rp 2,95 triliun, Schroder 90 Plus Equity Fund hingga 21,23% dengan dana kelolaan Rp 3,53 triliun dan Schroder Dana Istimewa tumbuh 19,63% menjadi Rp 2,67 triliun.

Setelah saham, jenis reksadana campuran memiliki imbal hasil yang tak kalah kinclong. Schroder Dana Terpadu II mengantongi imbal hasil sebesar 12,48% dengan dana kelolaan menjadi Rp 1,48 triliun dan Schroder Syariah Balanced Fund dengan imbal hasil 12,16% menjadikan dana kelolaan produk ini mencapai Rp 672,8 miliar.

Sedangkan, Schroder Dana Kombinasi memiliki imbal hasil 10,21% dengan dana kelolaan sebesar Rp 120,06 miliar dan Schroder Dynamic Balanced Fund yang membukukan imbal hasil 3,44% dengan dana kelolaan mencapai Rp 48,96 miliar.

Di samping itu, ada pula jenis reksadana pendapatan tetap. Yaitu Schroder Dana Andalan II, Schroder Dana Mantap Plus II dan Schroder Dana USD Bond Fund. Ketiganya mencatatkan imbal hasil masing-masing sebesar 4,23%, 5,08%, dan 2,08%. Dana kelolaan tiga produk reksadana jenis ini sebesar Rp 184,62 miliar, Rp 1,33 triliun dan USD 32,72 juta.

Sisanya, Schroder Dana Likuid hanya membukukan imbal hasil sebesar 4,86% sepanjang Januari – September 2014. Dana kelolaan dari produk yang dialokasikan di pasar uang dan efek utang tersebut mencapai Rp 464,69 miliar.

Editor: Hendra Gunawan

investasi.kontan.co.id

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me