Unik, Perumahan Ini Dianggap Sebagai Terobosan Artsitektur di Asia Tenggara

Big Banner

Pengembangan desain sebuah bangunan tentunya memiliki peran pada industri properti. Salah satu upaya untuk memajukan dunia arsitektur di Indonesia, sebuah perusahaan pengembang Ozone Residence, yakni PT LC Development, Jakarta, menerima kunjungan dari 29 mahasiswa dan dosen arsitektur dari beberapa perguruan tinggi baik dari dalam maupun luar negeri seperti Universiti Sains Malaysia dan Universitas Katolik Parahyangan, Bandung.

Para mahasiswa dan dosen yang datang berkunjung, LCDevelopment mempersilahkan para tamu untuk meninjau dan mendiskusikan rancangan sejumlah arsitek ternama Indonesia seperti Andra Matin (Andra Matin Architect), Gregorius Supie (D-Associates), Anthony Liu & Ferry Ridwan (Tonton Studio), Wiyoga Nurdiansyah & Muh. Sagitha (SUB Visionary), Mande Austriono & Anindito Bayu (DFORM) pada hunian Ozone Residence belum lama ini.

Dari kunjungannya, rombongan dari Malaysia ini menyatakan rasa kagum atas kreativitas penataan ruang, sirkulasi udara, pengaturan cahaya dan pemanfaatan skylight yang ditinjau dari 95 unit rumah di Ozone Residence.

“Kami sangat senang dapat melihat terobosan arsitektur modern di Asia Tenggara . Kami melihat pendekatan modern untuk kehidupan sehari-hari dengan membawa arsitektur berpikir maju untuk desain rumah” ungkap wakil mahasiswa arsitektur Universiti Sains Malaysia.

Direktur Utama LC Development mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kontribusi pihaknya untuk kemajuan arsitektur Indonesia.

“Ini cara kami memberikan dukungan konkret kepada arsitek Indonesia. Tidak hanya membangun rancangan mereka, tapi juga mengapresiasinya dengan membuka proyek Ozone Residence sebagai salah satu obyek studi banding. Kedatangan mahasiswa dari USM ke sini sangat membanggakan, dan kami harap dapat memberi kontribusi bagi kemajuan arsitektur Indonesia.

Editor: Ferdinand Lamak / Foto: Istimewa

rumah123.com