Wika dan Waskita Berebut Konsesi Tol Serang-Panimbang

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mendukung akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Banten, pemerintah menyiapkan renacana pembangunan Tol Serang-Panimbang.Sampai sejauh ini, dua badan usaha ...

  • propertidata
  • 2016.09.13
  • 192

    view

  • Wika dan Waskita Berebut Konsesi Tol Serang-Panimbang

    JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mendukung akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Banten, pemerintah menyiapkan renacana pembangunan Tol Serang-Panimbang. 

    Sampai sejauh ini, dua badan usaha milik negara (BUMN) sedang memperebutkan tol tersebut melalui lelang yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR).

    "Badan usaha yang ikut lelang, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (Wika) dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk," ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna kepada Kompas.com, Selasa (13/9/2016).

    Proses lelangnya hingga kini sudah dalam tahap menunggu pemasukan dokumen yang rencananya dilakukan pada Oktober mendatang.

    Herry memprediksi, akhir tahun ini pemerintah sudah bisa mengumumkan pemenang lelang dan mulai pembangunan pada awal tahun depan.

    Sementara menunggu proses lelang, pemerintah juga melakukan pengadaan tanah melalui inventarisasi.

    Warga yang dapat membuktikan lahannya akan terpakai untuk pembangunan tol tersebut, bisa meminta ganti rugi kepada pemerintah.

    "Misalnya, bidang tanah ini luasannya punya siapa saja. Setelah nominasi (kontraktor) diumumkan, baru ditentukan nilai tanahnya, dimusyawarahkan," jelas Herry.

    Tanjung Lesung sebelumnya telah ditetapkan sebagai KEK melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2012 dan dikelola oleh PT Jababeka Tbk.

    Meski menjadi KEK bidang pariwisata yang pertama, tidak lantas membuat Tanjung Lesung ramai dikunjungi para pelancong.

    Menteri Pariwisata Arief Yahya mengakui kawasan ini tidak laku karena sulit dijangkau dari sisi akses.

    "Pengalaman kita, Tanjung Lesung nggak laku itu. Padahal luasnya 1.500 hektar, selama 20 tahun, itu ngga berkembang," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya, saat Rapat Pengusulan KEK Pulau Bangka, Bangka Belitung, Jumat (2/9/2016).

    Seharusnya, KEK bisa dijangkau wisatawan dengan waktu tempuh 2 jam dari bandara atau pelabuhan internasional.

    Sementara dengan melewati Tol Jakarta-Merak dan keluar di Serang Timur, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai KEK ini adalah sekitar 6 jam.

    properti.kompas.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci