10 Ribu Unit Rusunawa Untuk Pekerja Industri

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Pemerintah terus mematangkan acara groundbreaking pembangunan sejuta rumah yang akan diresmikan secara nasional oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Semarang akhir bulan ini. Untuk itu, Menteri Tenaga Kerja M. Hanif Dhakiri menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk berkoordinasi.

Ilustrasi

Ilustrasisun

“Presiden akan meresmikan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Semarang sebagai bentuk dimulainya pembangunan sejuta rumah. Ada 10 ribu unit rusunawa yang akan diresmikan tepatnya di Semarang, Boyolali, dan Magelang, semuanya berada di daerah industri dan dikhususkan bagi kalangan pekerja masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” ujar Hanif di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (14/4).

Dari sekian banyak rusunawa pekerja itu 7.600 diantaranya dibangun menggunakan dana APBN dan 2.400 unit lagi dari anggaran BPJS Ketenagakerjaan. Hanif mengatakan, sebanyak 1.724 unit sudah siap dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, sisanya masih dalam proses penjajakan. Yang sudah siap dibangun oleh BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 1.100 unit.

Pembangunan 10 ribu unit rusunawa ini akan menjadi bagian dari pembangunan sejuta rumah yang sudah dianggarkan oleh pemerintah sebesar Rp11,7 triliun. Anggaran tersebut untuk membangun 334 ribu unit hunian. Sisanya sebanyak 660 unit  dengan kebutuhan dana sebesar Rp63,5 triliun akan digali dari luar APBN.

“Ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan buruh dengan cara menekan pengeluaran mereka dari sisi perumahan. Pembangunan 10 ribu unit ini ditargetkan hanya untuk tahun 2015 yang akan dibangun di 14 provinsi,” tandas Hanif.

housing-estate.com