2016, Jakarta Diguyur 4.756 Kamar Hotel

Jakarta - Konsultan properti Colliers International Indonesia memperkirakan bahwa pada akhir 2016 Jakarta diguyur tambahan 4.756 kamar hotel. Dari jumlah tersebut didominasi oleh hotel bintang empat dan ...

  • propertidata
  • 2016.09.14
  • 536

    view

  • 2016, Jakarta Diguyur 4.756 Kamar Hotel

    Jakarta - Konsultan properti Colliers International Indonesia memperkirakan bahwa pada akhir 2016 Jakarta diguyur tambahan 4.756 kamar hotel. Dari jumlah tersebut didominasi oleh hotel bintang empat dan hotel bintang tiga.

    “Dengan sejumlah besar jumlah tambahan kamar pada akhir 2016, kami memprediksi keterisian dari hotel mengalami penurunan dan dengan demikian para pelaku bisnis perhotelan akan terdorong untuk menyesuaikan tarif kamarnya,” kata Senior Associate Director/Research Ferry Salanto, di Jakarta, belum lama ini.

    Ferry mengatakan, total jumlah kamar hotel yang masuk itu terdiri atas 1.302 kamar hotel bintang tiga, 2.796 kamar hotel bintang empat, dan 658 kamar hotel bintang lima.

    Menurut Ferry, pada kuartal dua tahun 2016, ada tiga proyek hotel baru yang mulai operasi di Jakarta. Dalam kategori hotel bintang tiga ada Archipelago Internasional menambahkan 131 kamar di bawah merek Harper, yang terletak di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur. Harper MT Haryono adalah Hotel Harper pertama di Jakarta.

    Selain itu, hotel bintang tiga Liberty Hotel yang berdedikasi di CBD Jakarta. Hotel ini menyediakan 60 kamar untuk umum. “Sampai kuartal dua tahun 2016, ada total 10.683 kamar hotel untuk bintang tiga di Jakarta,” kata dia.

    Dalam kategori hotel bintang 4 ada Accor yang diperluas dengan menggunakan Mercure merek di Jakarta. Hotel ini baru dibuka terletak di Cikini, Jakarta Pusat. Mercure Cikini menyediakan 207 kamar.

    “Tak satu pun hotel bintang lima yang siap beroperasi pada kuartal dua dan dengan demikian, total jumlah kamar hotel bintang 5 di Jakarta tetap pada 12.193. Jadi pada akhir 2016, Jakarta diperkirakan ada 11.835 kamar hotel bintang tiga, kemudian ada 17.867 kamar hotel bintang empat serta untuk bintang lima bakal ada bintang 12851 kamar hotel,” ujarnya.

    Melihat presentase dari pengelola hotel sampai tahun 2015 di Jakarta termasuk hotel budget, kata Ferry, kelompok Accor masih mendominasi sebesar 25%. Lalu, diikuti oleh Swiss-belhotel International 19%, MaxOne sebesar 19%, kemudian ada Archipelago International 13%, InterContinental Hotel Group 13%, dan Santika Hotel & Resorts 13%.

    Sementara itu, lanjut Ferry, sesuai dengan data Biro Statistik Indonesia, pada akhir April 2016, ada sekitar 664.892 pengunjung asing yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Angka itu menurun 4,9% dibandingkan dengan tahun lalu.

    Selama kuartal dua tahun 2016, kinerja hotel di Jakarta mulai mulai ada kenaikkan. Sampai akhir kuartal dua 2016 kunjungan tamu cukup ramai. Peningkatan kinerja MICE di sektor hotel berasal dari korporasi dan belanja sehingga hunian pada kuartal dua 2016 meningkat.



    Imam Muzakir/EDO

    Investor Daily

    beritasatu.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci