Bisnis Kondotel Masih Lebih Untung Dibanding Deposito

Sejumlah pengembang tetap memberikan perhatian lebih besar pada bisnis kondotel. Membangun kondominium berkonsep hotel untuk dijual kepada pebisnis sebagai sasaran utama. Alasannya bisnis kondotel masih ...

  • propertidata
  • 2016.09.14
  • 624

    view

  • Bisnis Kondotel Masih Lebih Untung Dibanding Deposito

    Sejumlah pengembang tetap memberikan perhatian lebih besar pada bisnis kondotel. Membangun kondominium berkonsep hotel untuk dijual kepada pebisnis sebagai sasaran utama. Alasannya bisnis kondotel masih lebih untung dibandingkan deposito.

    Seperti diulas dalam majalah properti Indonesia (MPI) edisi September 2016. Seperti yang dilakukan olegh Diamond Land yang berencana membangun proyek kondotel di Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur. Kondotel ini mengusung konsep bisnis sehingga menyasar pasar pebisnis yang sering berkunjung ke Balikpapan.  Seperti diulas dalam majalah properti Indonesia edisi September 2016.

    Managing Director Diamond Land, Bayu Setiawan mengatakan pembangunan kondotel di Sepinggan akan dilakukan pada tahun depan, dengan investasi diperkirakan mencapai Rp150 miliar. ”Groundbreaking direncanakan tahun depan, namun kami sudah memulai tes pasar pada November nanti,” kata Bayu.

    Sebagai salah satu kota bisnis terutama di sektor komoditas pertambangan, ungkap Bayu, Kota Balikpapan cukup menjanjikan. Banyak pebisnis yang datang dan menginap untuk keperluan usaha.

    Berdasarkan riset yang dilakukan Diamond Land, tingkat okupansi hotel di Balikpapan selalu ramai pada hari Senin-Jumat, namun di akhir pekan cenderung sepi. Bahkan banyak pengelola hotel yang memberi diskon tarif kamar di akhir pekan.

    ”Ini menunjukkan kekuatan pasar hotel di Balikpapan didominasi pebisnis. Itulah mengapa kondotel yang akan kami bangun lebih fokus menyerap segmen pasar bisnis dibanding wisata,” papar Bayu. Mengenai nama proyek kondotel di Balikpapan, Diamond Land belum memutuskan. Demikian juga dengan operator kondotel.

    Meski belum ditetapkan, menurut Bayu, operator yang akan dipilih adalah brand berkaliber internasional. Pilihan operator berjaringan dunia itu pula yang akan membedakan kondotel ini dengan yang sudah beroperasi di Balikpapan.

    Bayu menambahkan proyek kondotel di Sepinggan berdiri di atas lahan 4.683 m2 di lokasi persis di depan Bandara Internasional Sepinggan, Balikpapan. Keseluruhan ada dua tower masing-masing setinggi delapan lantai yang bakal dibangun. Dengan total 400 unit.”Dalam waktu dekat kita akan mulai pemasaran unitnya. Ada beberapa tipe yang akan ditawarkan kepada investor antara lain tipe 22,94 m2, tipe 24,71 m2 dan 33,88 meter persegi,” ujar Bayu.

    Diamond Land secara resmi telah menggandeng perusahaan konsultan Cushmand & Wakefield Indonesia sebagai penasehat strategi pemasaran dan Horwath HTL untuk melakukan feasibility study dan kajian pasar terkait proyek kondotel tersebut. ”Proyek ini kami harapkan bisa menjadi andalan penjualan bagi perusahaan pada tahun ini, selain proyek Dave Apartement di Depok, dan satu proyek apartemen baru yang menyasar pasar mahasiswa di Surabaya,” ujar  Bayu. MPI YS. Versi digital MPI dapat diakses melalui http://www.wayang.co.id/index.php/majalah/properti-indonesia atau  https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia.

    mpi-update.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci