BTN Minta Perlakuan Khusus Dari OJK

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – BTN sebagai bank fokus pada pembiayaan perumahan rakyat tidak bisa terlalu berorientasi untuk memperoleh keuntungan tinggi (high profit). Selain nilai kreditnya kecil, tingkat suku bunganya dipatok oleh pemerintah sehingga marginnya rendah. Dari sisi penyaluran kredit mengalami pertumbuhan cukup signifikan, tetapi profitnya justru turun.

Direktur Bank BTN Mansyur S. Nasution (kanan)

Direktur Bank BTN Mansyur S. Nasution (kanan)

Untuk itu Direktur BTN Mansyur Nasution berharap kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar bisa membuat aturan penurunan aktiva tertimbang menurut risiko (ATMR) khusus untuk KPR BTN di bawah 20 persen.

“Ini karena kita bank fokus, pertumbuhan kita memang lambat tapi petumbuhan untuk produk KPR luar biasa karena kita menyalurkan KPR seperti pabrik dan sepanjang enam tahun ini pertumbuhan kami sangat bagus. Makanya kami meminta penurunan ATMR KPR karena fokus kerja kami berbeda,” ujar Mansyur kepada housing-estate.com di Jakarta, Rabu (15/4).

Terkait program pembangunan sejuta rumah, Mansyur mengatakan, kendati ada yang meragukan pelaksanaan program tersebut tetapi hal itu sudah membuat industri properti bergairah. “Karena itu kami menyambut program sejuta rumah ini dengan antusias, BTN siap mendukung melalui dukungan pembiayaan,” imbuhnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me