Reklamasi Teluk Jakarta Dilanjutkan

Housing-Estate.com, Jakarta - Proyek reklamasi di Teluk Jakarta yang sempat dihentikan akhirnya dilanjutkan. Setelah dilakukan kajian dan pembahasan tidak ditemukan alasan untuk menolak proyek ini. Kajian ...

  • propertidata
  • 2016.09.14
  • 385

    view

  • Reklamasi Teluk Jakarta Dilanjutkan

    Housing-Estate.com, Jakarta - Proyek reklamasi di Teluk Jakarta yang sempat dihentikan akhirnya dilanjutkan. Setelah dilakukan kajian dan pembahasan tidak ditemukan alasan untuk menolak proyek ini. Kajian yan dilakukan pemerintah cukup komprehensif mencakup aspek lingkungan hidup, dampak sosial, dan hukum.

    reklamasi teluk Jakarta

    “Dari seluruh aspek ini dampak sosial untuk nelayan dijadikan prioritas (kajian) sehingga dampak reklamasi untuk para nelayan akan bisa diantisipasi,” ujar Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan  saat mengumumkan hasil rapat terbatas mengenai proyek reklamasi di Kantor Kementrian ESDM, Jakarta, Selasa (13/9).

    Proyek reklamasi ini dihentikan oleh pemerintah menyusul terkuaknya kasus suap kepada anggota DPRD DKI Jakarta terkait pembahasan Raperda Reklamasi. Penghentian yang disampaikan Menko Kemaritiman Rizal Ramli saat itu bukan sementara tapi permanen khususnya reklamasi Pulau G yang dinilai melakukan pelanggaran berat.

    Antisipasi dampak terhadap nelayan ini, lanjut Luhut, merupakan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mendapat prioritas. Ada 12 ribu nelayan yang diprioritaskan dan kehidupannya harus lebih baik dengan adanya proyek reklamasi. Selain itu Pemprov DKI akan menyediakan rumah susun dan 1.900 perahu nelayan di Jakarta. Mereka dipastikan bisa berlayar sejauh 13 km dari Pantai Utara Jakarta.

    Luhut menjelaskan semuanya sudah beres.  PLN dan Departemen Perhubungan juga sudah melakukan kajian yang hasilnya tidak ada masalah soal reklamasi. Detil kajian final nantinya akan dijelaskan masing-masing kementerian. Terkait gugatan terhadap reklamasi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai hal itu justru akan membuat jelas duduk persoalan. Selama ini banyak pihak ikut berkomentar tanpa mengetahui persoalan yang sebenarnya.

    “Malah bagus kalau digugat karena ini bisa dibuktikan di pengadilan. Sekarang ini liar, asal baca sudah jadi ahli dan ikut berkomentar, nanti dibuktikan saja di pengadilan dan kalau Pemprov DKI tidak salah kita bisa melakukan gugatan balik untuk tuduhan menyebarkan isu yang meresahkan masyarakat,” pungkasnya.

    housing-estate.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci