Sektor Konstruksi Ikut Mendorong Perekonomian Nasional

Jakarta - Pameran konstruksi skala internasional bertajuk Concrete Show South East Asia 2016 resmi dibuka, di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Rabu (14/9). Ajang yang diselenggarakan ...

  • propertidata
  • 2016.09.15
  • 311

    view

  • Sektor Konstruksi Ikut Mendorong Perekonomian Nasional

    Jakarta - Pameran konstruksi skala internasional bertajuk Concrete Show South East Asia 2016 resmi dibuka, di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Rabu (14/9). Ajang yang diselenggarakan untuk keempat kalinya ini merupakan pameran konstruksi pertama di Asia Tenggara.

    Pameran yang diselenggarakan oleh PT UBM Pameran Niaga Indonesia ini, merupakan platform bagi para pemain industri beton dan konstruksi, baik di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara, untuk memperluas jaringan dan mengembangkan bisnis, serta membawa solusi pendukung program pemerintah dalam peningkatan percepatan pembangunan infrastruktur.

    Presiden Direktur PT UBM Pameran Niaga Indonesia, Christopher Eve, mengatakan, pihaknya merasa bangga dapat kembali menghadirkan pameran ini guna mendukung perkembangan industri beton dan konstruksi di Indonesia.

    "Concrete Show South East Asia 2016 akan memfasilitasi pembeli dan supplier melalui berbagai produk, jasa serta teknologi beton dan konstruksi semisal beton pracetak, beton prategang, concrete mixer, batching plant, mesin bata ringan, dan teknologi besi beton. Ajang ini menjadi tempat pemain utama di industri ini berkumpul dan berinteraksi," kata Christopher Eve, di Jakarta, Kamis (15/9) pagi.

    Pameran ini, lanjut dia, diikuti oleh lebih dari 200 perusahaan dari 28 negara termasuk Indonesia, Jerman, Italia, Spanyol, Belgium, Turki, Jepang, Singapura, Malaysia, Rusia dan Tiongkok. Sejumlah perusahaan dari Indonesia, Semen Indonesia, Waskita Beton Precast, Adhi Persada Beton dan Royal Chemie Indonesia, juga turut berpartisipasi.

    "Peningkatan teknologi konstruksi harus terus dikembangkan agar percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia dapat tercapai dan mempercepat jalannya tingkat pertumbuhan perekonomian nasional," papar Christopher Eve.

    Concrete Show South East Asia, lanjut dia, diharapkan dapat menjadi sarana meningkatkan kemampuan dan kualitas bangunan. Pelaku industri dalam negeri, kata Christopher Eve, dapat memanfaatkan pameran ini untuk dapat memperbaharui informasi, menemukan solusi, dan mengadopsi teknologi konstruksi, yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produk beton di Indonesia.

    "Dengan demikian, diharapkan nantinya Indonesia tidak hanya mampu bersaing lebih baik dengan negara-negara ASEAN tetapi juga mampu menghasilkan proyek-proyek berkualitas dalam pembangunan negeri ini," tambahnya.

    Seperti diketahui, pemerintah terus mendorong pertumbuhan ekonomi sisi produksi dengan menitikberatkan pada beberapa sektor produktif, salah satu diantaranya adalah sektor konstruksi. Sektor konstruksi diharapkan tumbuh sebesar 8,1 persen pada 2017, dengan meningkatnya proyek-proyek infrastruktur pemerintah dan proyek-proyek swasta.

    Dengan begitu, tren pemanfaatan beton untuk infrastruktur diprediksi akan terus meningkat setiap tahunnya, yang digunakan untuk berbagai proyek infrastruktur seperti jalan tol, jembatan, waduk, dan bangunan.

    "Besarnya skala pasar jasa konstruksi di Indonesia menjadi pertimbangan terbesar dalam memilih Indonesia sebagai penyelenggara pameran ini," tutup Christopher Eve.

    Feriawan Hidayat/FER

    BeritaSatu.com

    beritasatu.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci