Ini Sebab Kemacetan Lalin Saat Akhir Pekan di Bekasi, Bogor dan Depok

Big Banner

Akhir pekan harusnya menjadi saat yang paling pas untuk menikmati lengangnya kota, khususnya Jakarta dan sekitarnya bersama keluarga setelah hari-hari sibuk dan penat dengan urusan pekerjaan. Sayangnya, bagi mereka yang menempati sejumlah kawasan di pinggir Jakarta, akhir pekan justru jadi mimpi buruk jika keluar rumah dengan kendaraan sendiri seperti mobil atau sepeda motor. Tengok saja sejumlah kawasan seperti di Jalan Perjuangan – Bekasi, atau di Depok, sepanjang jalan Margonda Raya, yang di akhir pekan benar-benar dilanda macet parah, bahkan lebih parah dari kemacetan kota Jakarta di hari biasa.

“Iya, di hari kerja kami parkir mobil di rumah, berangkat ke kantor dengan sepeda motor sehingga pada weekend volume kendaraan bertambah drastis karena itulah kesempatan saya mengajak keluarga keluar rumah seperti ke mal dan pusat rekreasi,” ungkap Fritz Teti, warga Bekasi kepada rumah123.com.

Kalau di Bekasi, kemacetan di akhir pekan menjadi langganan sejumlah kawasan seperti Kalimalang, Pondok Ungu, Sepanjang Stasiun Bekasi ke arah Jalan Perjuangan. Lain pula di Depok yang saban akhir pekan, Jalan Margonda Raya jadi parade antrian kendaraan.

“Sebabnya karena di sepanjang jalan Margonda Raya kan ada beberapa pusat belanja, Margo City, Depok Town Square, Depok Mall sama ITC, sudah begitu jarak antara satu mal dengan lainnya berdekatan. Belum lagi, ini kawasan yang paling padat karena terdapat sejumlah apartemen, belum lagi apartemen-apartemen kelas mahasiswa yang ada di sepanjang jalan ini,” ungkap Ade Risnawati, warga Depok yang tinggal di kawasan Margonda Raya.

Sementara itu di pinggir Kota Bogor, kemacetan rutin di akhir pekan terkonsentrasi pada kawasan-kawasan yang padat hunian seperti sepanjang jalan dari Stasiun Citayam hingga Stasiun Bojong Gede. Kalau di sini, beda lagi sebabnya. Selain karena volume kendaraan, kondisi jalan yang rusak dan tidak tertibnya pengendara angkot memarkir kendaraan menunggu penumpang pun jadi sebab signifikan.

“Bayangkan saja, dari simpang Pemda Cibinong daerah Bambu Kuning ke Stasiun Bojong Gede yang jaraknya kurang dari 3 kilometer, bisa habiskan waktu 1,5 jam sendiri, kalau hari Sabtu dan Minggu,” ungkap Damianus Widodo, warga Perumahan Bojong Depok Baru 2, Bogor, kepada rumah123.com, akhir pekan kemarin.

Kondisi seperti ini akan menjadi tugas berat pemerintah di masing-masing daerah, tentu saja dengan program yang berbeda pula. Pasalnya, kwalitas kemacetan ini akan semakin meninggi karena kawasan-kawasan yang disebut di atas menjadi destinasi pencari hunian yang inginkan harga rumah masih terjangkau oleh isi kantong. Semakin banyak perumahan di kembangkan di kawasan ini, semakin macet pula lalu lintasnya. Mau coba? Datanglah ke kawasan-kawasan di atas pada akhir pekan dan pengalaman Anda jadi lebih sempurna.

Penulis: Ferdinand Lamak

rumah123.com