Ciamiknya Kompetisi Rumah Sempit

Kompetisi Rumah Sempit JPW 2016. Foto: Rumah123/Jhony HutapeaYang namanya kompetisi pastinya kompetitif dong. Pesertanya akan berusaha menang, mencoba bertahan hingga akhir, dan mendapatkan hadiah utama ...

  • propertidata
  • 2016.09.15
  • 235

    view

  • Ciamiknya Kompetisi Rumah Sempit

    Kompetisi Rumah Sempit JPW 2016. Foto: Rumah123/Jhony Hutapea

    Yang namanya kompetisi pastinya kompetitif dong. Pesertanya akan berusaha menang, mencoba bertahan hingga akhir, dan mendapatkan hadiah utama. Tak jarang mereka sikut-sikutan, mengecoh lawan, bahkan menjegal lawan.

    Akan tetapi, tidak demikian yang terjadi di Kompetisi Rumah Sempit yang berlangsung selama tiga hari (9-11 September 2016) di ajang Jakarta Property Week (JPW). Dalam ruangan sempit seluas 3x3 meter berdinding kaca, 24 peserta berdiri tak boleh keluar dari batas telapak yang sudah ditentukan panitia.

    Ambisi mereka masing-masing ingin jadi pemenang, tak melupakan mereka akan kebersamaan. Seakan merasa senasib sebagai peserta yang diuji dengan berbagai tantangan yang menguji nyali dan DTD (daya tahan derita) mereka.

    Meski bukan disiksa secara sengaja, paling gak kan mereka punya DTD yang tak biasa. Bayangkan, berdiri bagaikan manekin selama 3 hari dengan total istirahat 3 jam saja sehari, gak boleh tidur, gak boleh gerak, gak boleh yang lain-lain, tapi tetap bisa bertahan.

    Di tengah kondisi kayak gitu, para peserta malah jadi semakin akrab, bukannya saling ingin melampaui. Hal ini pula yang disaksikan oleh Project Manger JPW, Andi Arman.

    Menurut Arman, walaupun ini sebuah kompetisi, namun di antara para peserta malah saling mendukung, bukan saling menjatuhkan.

    "Kalau sesama peserta kan biasanya saling menjatuhkan. Ini gak loh..., mereka malah saling memotivasi dan mengingatkan. Sampai-sampai peserta yang ingin tidur saja, sudah tidak ada jarak lagi. Sudah kayak keluarga banget," tutur Arman pada rumah123.com.

    Baca juga: Tikus Merayapi Tubuh, Siapa yang Bisa Tahan?

    Suasana kekeluargaan di antara para peserta malah berlanjut. Kompetisi sudah usai, tapi urusan silaturahim mereka agaknya berlanjut.

    “Kami bahkan sudah bikin grup di WhatsApp, masih terus berkomunikasi. Kami ada rencana mau reuni dan saling berbagi kasih,” kata Risma Diyan Saputri (30), peserta asal Bali yang jadi pemenang kompetisi ini.

    Gadis lajang, guru sekolah internasional, ini mendapatkan hadiah utama, yakni satu unit hunian vertikal di Bintaro, kawasan selatan Jakarta.

    Risma yang kini sudah kembali ke Denpasar ini menawarkan alat transportasi dan akomodasi bagi teman-teman peserta Kompetisi Rumah Sempit dan panitianya bila berkunjung ke Bali. Betapa ciamiknya hasil kompetisi ini!

    rumah123.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci