Hingga 14 September, Kemajuan Infrastruktur Tembus 53,65 Persen

JAKARTA, KOMPAS.com -Menteri Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono membeberkan kemajuan pembangunan fisik infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia per 14 September 2016, sudah ...

  • propertidata
  • 2016.09.15
  • 81

    view

  • Hingga 14 September, Kemajuan Infrastruktur Tembus 53,65 Persen

    JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono membeberkan kemajuan pembangunan fisik infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia per 14 September 2016, sudah mencapai 53,65 persen.

    Sementara progres keuangan yang terserap untuk tahun anggaran 2016 menyentuh angka 46,9 persen.

    Pencapaian tersebut mengalami peningkatan dibanding periode yang sama tahun lalu dengan angka 40,8 persen progres fisik, dan 35,46 persen progres keuangan.

    "Kemajuan ini didorong oleh salah satunya karena pelelangan dini pada tahun 2016. Untuk itu 2017 kami akan laksanakan kembali tender mulai Oktober-November," tutur Basuki saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Infrastruktur Nasional di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Kamis (15/9/2016).

    Dengan kemajuan seperti itu, Basuki mengklaim negara sudah hadir melalui pembangunan infrastruktur yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia dari Sabang-Merauke.

    Oleh karena itu, mengutip Mengutip Menteri Keuangan Sri Mulyani, Basuki mengatakan anggaran infrastruktur tidak akan disentuh (dipotong), melainkan biaya-biaya operasionalnya.

    Pembangunan infrastruktur bidang PUPR menyentuh 3 program prioritas yakni konektivitas, kedaulatan pangan dan ketahanan air, serta perumahan dan permukiman. Pembangunannya diintegrasikan melalui 35 Wilayah Pengembangan Strategis

    Sesuai rencana strategis (renstra), pada tahun 2019 untuk jalan tol ditargetkan bertambah 1.000 kilometer, Trans-Papua seanjang 4.325 kilometer, jalan perbatasan dan 7 pintu pintu lintas batas negara di Entikong, Aruk, Motaain, Motamasin, Wini dan Skouw beserta kawasannya.

    Sementara itu untuk pembangunan bendungan baru sebanyak 49 bendungan. Saat ini tengah dikerjakan 16 bendungan, sehingga total 65 bendungan dengan potensi bisa mengairi irigasi 7,3 juta hektar sawah.

    Kementerian PUPR juga membangun 1 juta hektar irigasi baru dalam rangka kedaulatan pangan dan merehabilitasi 3 juta hektar irigasi yang ada dengan target penyelesaian tahun 2019.

    properti.kompas.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci