Pasar Apartemen Premium di Serpong Masih Bergairah

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Serpong, Tangerang, Banten, masih menjadi barometer pasar properti di Indonesia. Selain rumah tapak (landed house) permintaan hunian vertikal atau apartemen juga tinggi. Contohnya PT Sutera Agung Properti (SAP), pengembang apartemen Saumata di dalam kawasan Alam Sutera, Serpong, belum genap satu tahun sudah memasarkan dua tower.

Saumata Suites Serpong

Saumata Suites Serpong

“Respon untuk tower pertama Saumata sangat bagus dan banyak yang menanyakan untuk tower berikutnya, makanya kami launching tower kedua yang menyasar segmen sedikit lebih premium dibandingkan yang pertama,” ujar Boy Noviyandi, Marketing Director SAP pada acara launching Saumata Suites, di Serpong, Kamis (16/4).

Tower pertama Saumata diluncurkan pada Juni 2014 menawarkan 203 unit. Saat ini penjualannya sudah mencapai 80 persen. Boy menyebutkan, antara tower pertama dengan Saumata Suites tidak banyak perbedaan. Keduanya ini dibangun setinggi 40 lantai dan akan menjadi yang tertinggi di kawasan Serpong.

Saumata Suites terdiri atas 132 unit tipe 3+1 (149-312 m2). Setiap lantai hanya empat unit dan masing-masing unit memiliki private lift. Saumata Suites juga menyediakan enam unit penthouse di lantai teratas. “Kami mengklaim apartemen ini adalah apartemen premium pertama di kawasan Serpong. Karena itu kami tidak hanya membangun kemudian men-deliver kepada konsumen, tetapi juga disediakan cleaning service untuk membersihkan unit. Setiap unit sudah semifurnished dengan produk-produk premium,” imbuhnya.

Dimajukannya jadwal peluncuran Saumata Suites itu, terang Boy,  karena pasar apartemen menengah atas di Serpong terbuka lebar. Di Serpong dan Tangerang cukup banyak perusahaan asing yang membutuhkan hunian sesuai standar mereka. Mereka sudah menanyakan kapan selesainya karena akan menyewa. “Di tower pertama sekitar 10-15 persen pembelinya perusahaan asing,” ujarnya.

Menurut konsultan property global di Jakarta, potensi sewa apartemen Saumata minimal minimal 2.000 dollar AS per bulan. Tower pertama harganya Rp27 juta/m2, sedangkan tower kedua Rp28 juta/m2. Tower pertama dibangun dengan investasi sebesar Rp600 miliar dan siap diserahterimakan akhir tahun 2016. Tower kedua serah terimanya dua tahun kemudian.

housing-estate.com