Mati Rasa Diguyur Air Dingin, Digigit Tikus pun Jadi Gak Kerasa

Hujan air dingin dalam ruang kaca Kompetisi Rumah Sempit JPW 2016. Ada peserta yang mundur, ada yang bertahan. Foto: Rumah123/Jhony HutapeaTantangan memang harus dihadapi. Lebih-lebih untuk mencapai tujuan ...

  • propertidata
  • 2016.09.16
  • 562

    view

  • Mati Rasa Diguyur Air Dingin, Digigit Tikus pun Jadi Gak Kerasa



    Hujan air dingin dalam ruang kaca Kompetisi Rumah Sempit JPW 2016. Ada peserta yang mundur, ada yang bertahan. Foto: Rumah123/Jhony Hutapea

    Tantangan memang harus dihadapi. Lebih-lebih untuk mencapai tujuan yang jelas. Itulah yang terjadi di Kompetisi Rumah Sempit di ajang Jakarta Property Week (JPW) 2016.

    Kompetisi yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta, itu diikuti 24 finalis yang siap meghadapi tantangan demi tantangan demi mendapatkan hadiah utama, sebuah unit hunian seharga Rp300 juta.

    Peserta berasal dari berbagai daerah, sebut saja Bali, Jawa Timur, Sulawesi, dan yang paling mendominasi adalah dari Jabodetabek. Mereka berjejalan di ruang kaca sempit berukuran 3x3 meter, sambil menghadapi berbagia tantangan dari panitia.

    Agar ada yang tereliminasi, panitia meluncurkan berbagai godaan berupa tawaran hadiah pada para finalis. Dalam kondisi kurang tidur, pegal, dan lelah lantas ada tawaran hadiah, ada saja peserta yang tak tahan godaan. Jadi mohon mundur sambil bawa pulang hadiah berupa voucher atau uang tunai jutaan rupiah.

    Dari semua tantangan, yang boleh dikatakan benar-benar  menguji mental dan fisik para peserta yang tersisa adalah guyuran air dingin.

    Baca juga: Hewan Merayap, Bikin Peserta Kompetisi Rumah Sempit Berguguran di Hari Kedua

    Ada dua pancuran yang sudah didesain dalam ruangan kaca di atas kepala para peserta. Bayangkan, dari semula suasana gerah di dalam ruang kaca, mendadak jadi sangat dingin akibat guyuran air es.

    Pada hari terakhir kompetisi, yakni Minggu (11/9), tampak tubuh para peserta menggigil. Lebih lagi para peserta tidak diperbolehkan bergerak dan berbicara.

    Peserta asal Surabaya, Mariana, tampak pucat dan menggigil. Begitu pula, peserta yang bernama Renny, karyawan Bank Mandiri. Untungnya peserta diperbolehkan mengganti pakaian dalam. Namun, baju kaos putih bertuliskan biru "Jakarta Property Week" harus tetap dipakai meskipun dalam kondisi basah.

    Peserta juga dilarang memakai alas kaki. Jelas rasa dingin semakin terasa. Hampir semua peserta yang ngobrol dengan rumah123.com mengatakan bahwa mereka mati rasa pada bagian kaki saking dinginnya guyuran air.

    Bahkan ketika tikus-tikus dimasukkan ke dalam ruang kaca, peserta yang digigit mengatakan tak merasakan gigitan itu saking kakinya mati rasa.

    Melihat begitu gigihnya para peserta, maka panitia menambahkan hadiah tambahan yakni emapt televisi LED Samsung. (Wit)

    rumah123.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci