Agar Dibantu Beli Rumah oleh BPJS, Pekerja Tak Boleh Nunggak Iuran

Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStockPT PP Persero (kontraktor) dan BPJS Ketenagakerjaan (investor utama) akan membangun 100 ribu unit hunian bagi pekerja MBR (masyarakat berpenghasilan rendah).BPJSmenargetkan ...

  • propertidata
  • 2016.09.16
  • 559

    view

  • Agar Dibantu Beli Rumah oleh BPJS, Pekerja Tak Boleh Nunggak Iuran

    Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock

    PT PP Persero (kontraktor) dan BPJS Ketenagakerjaan (investor utama) akan membangun 100 ribu unit hunian bagi pekerja MBR (masyarakat berpenghasilan rendah).

    BPJS menargetkan sekitar belasan juta pekerja akan memiliki rumah. Namun, ya ada syaratnya. Syarat utamanya yakni lancar membayar iuran BPJS. Bagaimana kalau perusahaan tempat bekerja menunggak pembayaran?

    "Itu nanti akan kami seleksi lagi pekerja yang rutin membayar. Seharusnya dapat, karena mereka kan tiap bulan dipotong gajinya," ujar Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, Kamis (15/9).

    Dia menegaskan, perusahaan yang menunggak pembayaran seharusnya dikenakan sanksi. Apalagi menghambat syarat pekerja untuk memiliki rumah.

    "Harusnya dipidanakan kalau ada perusahaan yang menunggak. Karyawan akhirnya jadi korban, karena terus dipotong gajinya tiap bulan," ucap Maryono.

    Baca juga: Lagi, Pekerja MBR Dapat Kemudahan Beli Rumah

    BPJS selain memiliki program Jaminan Hari Tua (JHT), jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan jaminan pensiun. Sedangkan fasilitas perumahan adalah program tambahan.

    Ada empat jenis layanan tambahan program perumahan, yakni Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Konstruksi (KK), dan Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP).

    Sasaran manfaat tertuju pada dua segmen, yakni segmen rumah pekerja dengan penghasilan Rp5,7 juta hingga Rp10 juta. Sedangkan segmen Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan gaji kurang dari Rp5,7 juta.

    Aturan pembelian rumah bagi pekerja ini dilakukan secara terpisah dengan program JHT. Sesuai dengan ketentuan Permenaker.

    "Kami sudah bicarakan regulasi ini kepada Pak Menteri, dan sebentar lagi akan diteken," kata Maryono. (Wit)

    rumah123.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci