Rumah Kos di Tebet Jadi Tempat Prostitusi dan Wanita Simpanan

Big Banner

Praktik prostitusi online tengah menjadi sorotan setelah terungkapnya kasus pembunuhan Deudeuh Alfi Sahrin (26) alias Tataa Chubby di kamar kosnya oleh Rio Santoso (24), seorang guru privat di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. 

Tak dapat dipungkiri jika para pekerja seks komersial (PSK) sudah lama merambah ke media sosial untuk menggaet pelanggannya. Jika sudah ada kesepakatan harga, maka transaksi pun berakhir di kamar kos, tempat dimana PSK tersebut tinggal. 

Dengan maraknya aksi rumah kos terselubung yang dijadikan tempat prostitusi tentu saja meresahkan warga sekitarnya. Meskipun, memang selama ini di kawasan Tebet sudah terkenal dengan kawasan para penjual dan pengguna jasa prostitusi online dan kerap disebut sebagai  ‘vagina street”. 

Bahkan ternyata, wanita simpanan banyak juga diketahui tinggal di kawasan tersebut, namun kini sudah berkembang menjadi tempat prostitusi terselubung. 

“Kalau kos-kosan ini dari dulu sudah ada. Tapi, kalo sampai esek-esek enggak sampai tahu. Dulu tahunya tempat wanita simpanan,” ujar Jajang, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 10 Kelurahan Tebet Timur, seperti informasi yang diterima Rumahku.com

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyatakan bahwa Pemprov tidak akan membiarkan praktik prostitusi di rumah kos terus terjadi.

“Pokoknya nanti kita akan tegur RT/RW di wilayah tersebut agar mendata kembali warganya,” ujar Djarot Saiful. 

Ia pun meminta kepada masyarakat dan pemerintah agar saling membantu menertibkan lingkungan di daerahnya. Mengingat mencuatnya kasus Alfi sudah menjadi peringatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me