Lindungi Gedung Perkantoran Dengan Asuransi Properti

Big Banner

Beberapa waktu lalu Wisma Kosgoro di daerah Thamrin terbakar. Hampir 4 lantai ludes dilalap oleh kobaran si jago merah. Tak lama berselang, kebakaran juga menimpa ruko di Jl Panjang, Kedoya, Jakbar. Kasus kebakaran yang menimpa gedung perkantoran memang disebabkan oleh berbagai alasan bisa karena korsleting, menjalarnya api dan lain sebagainya. Musibah seperti itu tak dapat diduga. Oleh karena itu tak ada salahnya mengasuransikan gedung perkantoran Anda dengan asuransi properti.

Pada umumnya asuransi kebakaran melindungi properti yang Anda jaminkan pada perusahaan asuransi. Properti di sini bukan hanya berlaku untuk rumah saja melainkan properti yang tergabung dalam suatu bisnis yang melibatkan gudang, pabrik, ruko serta perkantoran, jenis perlindungan yang diberikan biasanya lebih kompleks. Misalnya untuk pabrik, biasanya akan memiliki perlindungan tersendiri untuk mesin-mesin yang dimilikinya.

Jika terjadi kasus kebakaran yang menimpa gedung perkantoran milik Anda, maka perusahaan asuransi mampu mengganti secara keseluruhan termasuk properti di dalamnya. Hal ini bisa terwujud apabila saat mendaftarkan asuransi properti, Anda membeli paket asuransi Property All Risk. Paket ini akan memberikan perlindungan menyeluruh terhadap obyek dan kepentingan. Beberapa risiko yang tertanggung pada paket ini ialah kerugian akibat kebakaran, peledakan, petir, kejatuhan pesawat, asap, kebongkaran/pencurian dengan kekerasan, bencana alam (kecuali gempa bumi dan letusan gunung api harus ditutup dalam polis terpisah), serta risiko lainnya yang tak terduga kejadiannya dan tidak disengaja.

Asuransi properti ini tentu berbeda dengan asuransi kebakaran. Premi asuransi properti juga lebih mahal karena perlindungan yang diberikan lebih luas. Meski demikian ada beberapa kasus kebakaran yang tak tertanggung oleh asuransi properti, antara lain :

  • Kebakaran atau ledakan dari api yang timbul sendiri atau akibat hubungan arus pendek (short circuit); hal ini bisa dimasukkan dalam polis jika secara tegas dijamin dengan perluasan khusus
  • Kesengajaan, gangguan usaha, kebakaran hutan, semak, dan gambut
  • Pencurian atau kehilangan pada saat dan setelah terjadinya peristiwa yang dijamin polis
  • Reaksi nuklir, kontaminasi atau pencemaran radioaktif
  • Kebakaran akibat perang, penyerbuan, aksi musuh asing, kegiatan menyerupai perang, perang sipil dan sejenisnya.

Sumber: Aturduit

Foto: Istimewa

    rumah123.com

    Large Rectangle
    Large Rectangle

    Share

    Follow Me