Paramount Optimistis Pasarkan Produk Komersialnya di Gading Serpong

JAKARTA, KOMPAS.com - Paramount Land terus mengembangkan proyeknya di kawasan barat Gading Serpong. Proyek terbarunya adalah Solvang Arcade, yaituproduk komersial rumah dan toko (ruko) dua lantai."Kami ...

  • propertidata
  • 2016.09.19
  • 295

    view

  • Paramount Optimistis Pasarkan Produk Komersialnya di Gading Serpong

    JAKARTA, KOMPAS.com - Paramount Land terus mengembangkan proyeknya di kawasan barat Gading Serpong. Proyek terbarunya adalah Solvang Arcade, yaitu produk komersial rumah dan toko (ruko) dua lantai.

    "Kami bangun di area yang terhubung langsung dengan Jalan Raya Legok ke Karawaci, dan dikelilingi oleh area residensial yang sudah hidup dan berkembang," ujar Andreas Nawawi, Managing Director Paramount Land, Minggu (18/9/2016).

    Proyek tersebut dibangun di lahan seluas kurang lebih 2.430 m2. Harga yang ditawarkan mulai Rp 1,8 miliar per unit, dari tipe 6 x 10 m (LT 60/LB 96 m2) sampai tipe 7,5 x 10 m (LT 75/LB 119 m2).

    "Terbatas hanya 23 unit dan setiap unitnya akan memiliki set back antara 4 hingga 6 meter tergantung tipe yang dibeli," ujar Andreas.

    Direktur Paramount Land Aryo Tri Ananto menyatakan optimistis untuk memasarkan produk teranyar ini. Pasalnya, dalam dua minggu terakhir banyak sentimen positif bagi perekonomian Indonesia.

    Dua pekan lalu misalnya, lanjut dia, Bank Indonesia telah melakukan penyesuaian kebijakan makroprudensial berupa pelonggaran ketentuan kredit properti. Bentuk pelonggaran tersebut berupa kenaikan Loan to Value (LTV)/Financing to Value (FTV).

    Sebelumnya melalui Paket Kebijakan Ekonomi XIII, yang isinya mengenai penyederhanaan jumlah dan waktu perizinan untuk membangun rumah yang sebelumnya 33 izin dan tahapan, menjadi 11 izin dan rekomendasi. Serangkaian kebijakan pemerintah tersebut diharapkan dapat berpotensi mendorong pertumbuhan sektor properti karena dinilai memiliki efek multiplier yang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

    "Selain meningkatkan kemampuan konsumen dalam membeli produk-produk properti, adanya relaksasi ini tentu akan memberi dampak signifikan, terutama bagi konsumen yang menggunakan KPR ataupun KPA," ujar Aryo.

    properti.kompas.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci