Rp 650 Miliar Disiapkan demi Normalisasi Sungai Jragung

DEMAK, KOMPAS.com Untuk mengatasi banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) mulai melakukan normalisasi daerah aliran Sungai Jragung dengan anggaran ...

  • propertidata
  • 2016.09.21
  • 30

    view

  • Rp 650 Miliar Disiapkan demi Normalisasi Sungai Jragung

    DEMAK, KOMPAS.com – Untuk mengatasi banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) mulai melakukan normalisasi daerah aliran Sungai Jragung dengan anggaran Rp 650 miliar.

    Direktur Sungai dan Pantai Direktorat Jendral Sumber Daya Air Kementerian PUPR Hari Suprayogi mengatakan normalisasi sungai Jragung sudah dimulai melalui skema tahun jamak selama tiga tahun.

    Sementara lelang kontrak pembangunan proyek telah dilakukan pada 30 Agustus lalu.

    "Nanti normalisasi selesai 2019 mendatang,” kata Hari, Selasa (21/9/2016) di sela tinjauan ke Sungai Jragung.

    Normalisasi juga akan menyasar sejumlah permasalahan klasik terutama penyebab banjir yang terjadi beberapa tahun terakhir.

    Hari mengatakan, normalisasi salah satunya dengan memperlebar pintu air di Bendung Guntur.

    Selain itu, normalisasi akan memanfaatkan aliran Sungai Jragung Lama agar bisa membagi fungsi dengan baik.

    Penataan sungai Jragung terbagi ke dalam empat paket pekerjaan. Normalisasi di sungai Jragung merupakan bagian dari paket I.

    “Akhir tahun ini kita banyak bayar di uang muka,” tambah Hari.

    Untuk merealisasikan rencana ini, Hari meminta pemerintah daerah (pemda) untuk membantu menangani persoalan-persoalan sosial. Masalah yang selalu terjadi misalnya okupansi tanah sungai oleh masyarakat sekitar.

    Ketika normalisasi dilakukan, warga meminta uang kerahiman, sementara pemerintah pusat tidak bisa menganggarkan untuk membeli tanah negara.

    “Itukan jadi masalah, makanya kami minta tolong kepada Pemda. Kalau pendanaan kan bisa. Pemda juga tahu pendekatan mana yang dipakai kepada masyarakat. Tanggul bisa jadi jalan inspeksi atau jalan desa,” imbuhnya.

    Normalisasi Sungai Jragung dilakukan untuk mengeruk sedimentasi lumpur yang mencapai 4 meter.

    Sedimentasi menyebabkan kapasitas sungai berkurang hingga menyebabkan banjir tiap tahun.

    Normalisasi dirancang untuk debit banjir 10 tahunan dengan besar 200 meter kubik per detik.

    Wilayah DAS Jragung memiliki luas 1.180 kilometer persegi dengan sungai utama dan memiliki anak sungai yaitu Kali Cabean, Kali Jragung lama, KB.1 dan KB 15.

    Sedangkan untuk panjang sungai Jragung yakni 21.44 km dan kapasitas sungai 100 meter kubik per detik.

    Di bagian hulunya terdapat dam pengendali banjir yang dinamai Dam Ploso sebagai pengatur air banjir antara Kali Cabean dan Kali Jragung Lama. 

    properti.kompas.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci