Program Bantuan DP KPR Rp 4 Juta Dimulai April 2015

Big Banner

Jakarta -Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memulai program bantuan uang muka (DP) Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebesar Rp 4 juta pada pertengahan April 2015.

Melalui bantuan ini, diharapkan MBR bisa lebih mudah mendapatkan hunian dengan cara mencicil. MBR yang bisa ikut program ini adalah calon pembeli rumah tapak dengan gaji maksimal Rp 4 juta/bulan, dan calon pembeli rusun dengan gaji maksimal Rp 7 juta/bulan.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Maurin Sitorus mengatakan saat ini ketentuan teknis program ini masih didiskusikan bersama dengan menteri keuangan terkait mekanisme anggarannya. Harapannya ketentuan teknisnya selesai akhir bulan ini.
?
“Kita targetkan akhir bulan ini selesai.? Bisa diterapkan mungkin awal (April), atau pertengahan April. Tapi kita rencanakan semua legal infrastrukturnya sudah selesai akhir bulan ini,” katanya di Rakornas Perum Perumnas 2015 di Kantor Pusat Perumnas, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2015).

Ia mengatakan program KPR untuk MBR ini masuk dalam skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau subsidi bunga KPR. Pemerintah juga melalui bank BUMN yaitu BTN menyiapkan program DP KPR hanya 1% dari sebelumnya hanya 5% per tahun. Selain itu, dalam FLPP juga ada rencana pemangkasan bunga kredit FLPP dari 7,25% flat 20 tahun menjadi hanya 5% per tahun flat 20 tahun.

“Peraturan menteri PUPR-nya harus ada yang mengatur suku bunga 5%, uang muka dan juga porsi FLPP. Itu kan harus dicantumkan pada peraturan Kementerian PUPR,” katanya.

Program FLPP hanya salah satu cara pemerintah menargetkan pembangunan 1 juta hunian di 2015. Pihak swasta juga dilibatkan untuk membangun rumah komersial dan subsidi. Khusus untuk bantuan uang muka, pemerintah telah menganggarkan dalam APBN-P 2015 sebesar Rp 220 miliar.
?

finance.detik.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me