10 Kiat Negosiasi Harga Rumah yang Gak Bakal Bikin Nyesel

Ilustrasi (Foto: Rumah123/iStockphoto)Membeli rumah bisa bikin kamu nyesel, kok? Ya itu kalau kamu gak punya strategi cara menawar harga rumah yang kamu ingin beli.Supaya kamu gak menyesal, apalagi kalau ...

  • propertidata
  • 2016.09.21
  • 304

    view

  • 10 Kiat Negosiasi Harga Rumah yang Gak Bakal Bikin Nyesel



    Ilustrasi (Foto: Rumah123/iStockphoto)Membeli rumah bisa bikin kamu nyesel, kok? Ya itu kalau kamu gak punya strategi cara menawar harga rumah yang kamu ingin beli.

    Supaya kamu gak menyesal, apalagi kalau menyesal seumur hidup (jangan sampe ah!). Maka, kenali dulu cara bernegosiasi dengan penjual rumah sebelum kamu mulai tawar-menawar.

    Transaksi jual-beli rumah ada seninya. Supriyadi Amir dalam bukunya "Sukses Membeli Rumah Tanpa Modal" menyebutkan 10 strategi saat membeli rumah. Simak ya!

    Ketahui harga pasarJika kamu sudah menentukan rumah yang akan kamu beli, pastikan kamu sreg dengan harganya. Supaya kamu mantap dengan harganya, ketahui harga pasaran rumah dengan tipe dan ukuran yang sama di kawasan tersebut.  Juga kondisi rumah, agar kalkulasimu tidak meleset.

    Jangan terbawa emosiKamu harus tetap melihat rumah yang ingin kamu beli itu secara obyektif. Jangan terlalu bawa-bawa perasaan semisal menunjukkan sangat suka pada rumah itu. Sekali kamu melibatkan emosi dalam bernegosiasi, maka harga rumah yang ditentukan sang pemilik tidak akan menguntungan kamu.

    Bersiap kompromiTak ada negosiasi tanpa kompromi. Namun, dalam berkompromi usahakan agar kendali tetap di tanganmu. Bersikaplah fleksibel.

    Jangan lupa survei duluAjukan penawaran harga setelah kamu survei. Biasanya orang akan tergoda dan segera memberikan penawaran setelah tertarik pada sebuah rumah. Sebaiknya kamu tidak melakukan itu. Manfaatkan tiga atau empat kali survei untuk analisis perhitungan, sekaligus tarik-ulur dengan penjual.

    Baca juga: Mau Beli Rumah Bekas? Ayo Saja, Asal...

    Dasar penawaran dari cash flowSetiap kali akan menawar, kamu perlu menghitung potensi keuntungan. Mulai dari perbandingan harga pasar, harga likuidasi, sampai harga transaksi.

    Dengan demikian, kamu bisa memperkirakan potensi cash back yang bisa didapatkan. Selanjutnya, hitung potensi cash flow. Dari hasil perhitungan itulah kamu bisa ajukan penawaran yang layak.

    Tentukan batas maksimal penawaranPersiapan sebelum bernegosiasi itu penting. Jadi, ketika negosiasi berlangsung, kamu sudah menentukan batas maksimal harga penawaran. Namun, jika penjual terlihat sulit menerima harga di bawah batas maksimal kamu, sebaiknya negosiasi dihentikan supaya tidak buang-buang waktu.

    Jangan sebut harga lebih duluJangan pernah kamu menjadi pihak pertama yang menyebut harga. Biarkan si penjual menyebutkan harga jual dan berapa batas akhir penawarannya. Biasanya setelah itu penjual akan menanyakan harga yang kamu tawar.

    Tawar lebih rendahKetika mengajukan penawaran, kamu berikan angka lebih rendah dari harga transaksi yang diinginkan. Misalnya, ingin bertransaksi di angka Rp1 miliar, maka ajukan penawaran pada kisaran Rp600 juta-Rp800 juta. Jadi, ada rentang Rp200 juta-Rp 400 juta yang bisa kamu gunakan untuk bernegosiasi.

    Jangan mau dipengaruhiBiasanya pengaruh akan muncul dari broker atau penjual saat pertama kali melihat rumah. Jika kamu gak punya pengetahuan lengkap mengenai properti, broker atau penjual akan memengaruhi kamu. Di sinilah pentingnya waktu 3-4 hari sebelum mengajukan penawaran. Kamu jadi bisa memanfaatkan waktu untuk mendapatkan informasi lengkap.

    Meminta tenggat waktuSetelah disepakati, masih ada negosiasi lanjutan berkaitan dengan jangka waktu pembayaran. Pembiayaan yang dibantu oleh bank membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Jadi, kamu harus meminta tenggang waktu lebih lama untuk proses pencairan tersebut. Biasanya, penjual akan memaklumi dan menerima permintaan tersebut.

    rumah123.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci