Hadirkan Konsep One Stop Living

Info Properti -Dibandingkan landed house, hunian jangkung memiliki peminat yang tinggi. Khususnya di kawasan Cibubur dan sekitarnya. Hal ini diakui Ian Oktaviandi, Project Manager Gunung Putri Square. ...

  • propertidata
  • 2016.09.21
  • 67

    view

  • Hadirkan Konsep One Stop Living

    Info Properti - Dibandingkan landed house, hunian jangkung memiliki peminat yang tinggi. Khususnya di kawasan Cibubur dan sekitarnya. Hal ini diakui Ian Oktaviandi, Project Manager Gunung Putri Square. Menurutnya, masih banyak permintaan masyarakat akan apartemen.

    Saat ini, Gunung Putri Square (GPS) mulai membangun tower keduanya, Tower Palem. GPS dibangun di atas lahan seluas 2,1 hektare. Dikerjakan oleh anak usaha PT PP (Persero) Tbk. Lokasi proyeknya di Jalan Mercedes Benz nomor 257 Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

    "Tower Pinus sebagai tower pertama akan rampung 2017, dan telah habis terjual, kini untuk memenuhi permintaan buyer atau no buyer, kita akan dirikan Tower Palem,” ujarnya kepada Info Cibubur. Tower kedua ini, lanjut Ian, telah terjual hingga 60 persen.

    GPS terdiri dari dua tower. Masing-masing setinggi 30 lantai. Totalnya 1,765 unit. Tersedia empat tipe kamar. Yaitu, tipe 21, tipe 24, tipe 42, dan tipe 49. Ian menjelaskan, hunian ini bagaikan oase di kawasan Industri Gunung Putri, Bogor. Konsepnya, one stop living. Tidak hanya bangunan apartemen saja, area komersil melengkapi tower kedua ini. Terdapat pertokoan, pasar segar, lahan parkir, fasilitas F&B, area olahraga, dan taman bermain.

    GPS dapat ditempuh melalui tiga akses gerbang tol (GT). GT Cimanggis, GT Gunung Putri dan GT Cibubur. Fasilitas tambahan juga tersedia. Mulai dari kolam renang, outdoor gym, jaringan TV cable. Sistem keamanan menggunakan access card dan kamera pengintai (CCTV).

    "Selain ruko, kios, sport club, pasar segar dan fasilitas lainnya, shelter bus akan dibangun,” paparnya. Shelter bus ini memudahkan penghuni ke tujuan yang diinginkan. Seperti, ke Citereup, Cileungsi dan shelter LRT yang sedang dibangun di kawasan Cibubur. 

    Bicara harga, Ian mengaku, harga jual properti terus meningkat. Namun tak berpengaruh bagi penjualan tower kedua GPS. Pertumbuhan nilai investasinya meningkat setiap tahun. Sekira 10 sampai 15 persen. Unit apartemen GPS ini harganya mulai dari Rp 220 juta hingga Rp 270 juta. “Tapi, untuk GPS tidak berpengaruh, karena harga di bawah Rp 300 juta per unit, yang akan bisa langsung serah terima pada 2018 nanti,” imbuhnya.

    infonitas.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci