Ada Segitiga Emas Baru Rp 250 Triliun di Cikarang

Big Banner

Jakarta -Hari ini, Lippo Group melalui salah satu anak usahanya, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) melakukan groundbreaking proyek world class mixed use development The Globally Connected City, bernama Orange County (OC). Kawasan ini akan dibangun Central Business District atau CBD, layaknya segitiga emas di Jakarta (Thamrin-Sudirman-Kuningan).

Orange County akan menjadi kawasan segitiga emas baru di Koridor Timur Jakarta, karena berlokasi tepat di jantung area antara Lippo Cikarang, Delta Mas, dan Jababeka, serta memiliki akses gerbang tol tersendiri yaitu exit tol Cibatu.

“Ground breaking ini merupakan awal pembangunan Orange County yang membuktikan komitmen kami untuk menghadirkan suatu integrated development kelas dunia yang aman dan nyaman, di area Lippo Cikarang yang telah membuktikan diri turut berperan menjadi pintu gerbang ekonomi untuk pulau Jawa dan kawasan Indonesia Timur,” ujar Presiden Direktur LPCK Meow Chong Loh dalam keterbukaan informasi bursa, Kamis (12/2/2015).

Proyek Rp 250 triliun ini dikembangkan di atas lahan seluas 322 hektar, dengan pembangunan mega konstruksi seluas 16.500.000 m2, terdiri dari area Lippo CBD seluas 82,3 hektar.

Kawasan Central Business District atau CBD-nya ini lebih besar dibandingkan area pusat bisnis di beberapa kota besar di dunia, seperti Hudson Yards di New York, ICC Union Square di Hong Kong, atau Roppongi Hills di Tokyo.

Kondisi tersebut didukung oleh pemerintah dengan adanya wacana pembangunan dua infrastruktur strategis, yaitu Karawang International Airport dan Cilamaya Deep New Port.

Saat ini, daerah di sekitar area pengembangan Orange County telah memiliki basis ekonomi yang sangat kuat, yaitu kawasan industri, dan sudah menjadi tujuan perusahaan-perusahaan terkemuka dunia yang menanamkan investasi dalam bentuk industri manufaktur, dengan label nama-nama besar, seperti Toyota, Honda, Suzuki, Hyundai, Hankook, Danone, Coca-Cola, Bridgestone. Sehingga menjadikan area ini memiliki populasi ekspatriat yang tinggi. Komunitas ekspat Jepang tercatat lebih dari 3.500 orang, juga warga Korea, Taiwan, China, dan warga asing lainnya.Next

finance.detik.com