Pengembangan Lahan di Bawah 5 Hektar Kini Bisa Lebih Cepat

Foto: Rumah123/Wita LestariPemerintah baru saja mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi (PKE) Jilid XIII untuk memangkas perizinan pembangunan perumahan dengan lahan di bawah 5 hektar. Hal ini disampaikan ...

  • propertidata
  • 2016.09.22
  • 367

    view

  • Pengembangan Lahan di Bawah 5 Hektar Kini Bisa Lebih Cepat

    Foto: Rumah123/Wita Lestari

    Pemerintah baru saja mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi (PKE) Jilid XIII untuk memangkas perizinan pembangunan perumahan dengan lahan di bawah 5 hektar. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan, Syarif Burhanuddin, di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Rabu (21/9).

    Sasarannya tertuju kepada pengembang rumah-rumah menengah atau untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang dibangun pada lahan di bawah 5 hektar. Saat ini, pemerintah juga mempertimbangkan memangkas perizinan untuk lahan di atas 5 hektar.

    "Dulu inginnya semua (baik lahan di bawah atau di atas 5 hektar). Tapi, dipersempit karena butuh percepatan. Targetnya sih semua," tuturnya seperti dikutip dari Kompas.com.

    Dengan adanya kebijakan tersebut, pengembang komersial akan diuntungkan. Namun, Syarif tidak mempersoalkan hal itu. Sebab, pengembang komersial juga mempunyai hak sama seperti pengembang rumah bersubsidi, yakni sama-sama membayar pajak.

    Baca juga: DPR Dukung Sertifikasi Lahan 5 Juta Hektar

    "Kami harus lihat secara utuh. Kalau memang (izinnya) tidak perlu, untuk apa dibuat. Karena investasi juga meningkat dan investor akan datang kalau perizinan mudah," ucapnya.

    Terkait penyederhanaan perizinan tidak akan dihapus. Kalau memang butuh analisis mengenai sampak lingkungan (Amdal), lanjut Syarif, maka tetap dijadikan persyaratan bagi pengembang.

    Akan tetapi, biasanya rencana peruntukan lahan sudah dilihat dari sisi lingkungan. Maka, Amdal dan rencana peruntukkan lahan tidak dibutuhkan lagi karena sudah menjadi bagian izin zonasi.

    "Sepanjang pemerintah daerah sudah buat, untuk apa lagi (Amdal dan izin zonasi)," katanya. (Wit)

    rumah123.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci