Polemik 17 Pulau Buatan, Anak Buah Menteri Susi Kecewa dengan Ahok

Big Banner

Jakarta -Dirjen Kelautan, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil (KP3K) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sudirman Saad kecewa dengan sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama (Ahok). Ahok dianggap tidak menyepakati ketentuan terkait penerbitan izin proyek reklamasi 17 pulau buatan di Pantai Utara Jakarta.

“Saya sudah berkali-kali rapat dengan mereka (DKI) sebelum izin itu keluar saya sudah kasih kepada mereka ya kalau mereka tidak mau melaksanakan, negeri ini tidak ada yang diistimewakan,” ungkap Sudirman Saad saat ditemui di Gedung DPR Senayan Jakarta, Kamis (12/02/2015).

Saad mengungkapkan pihaknya telah bertemu 3 kali dengan Gubernur Ahok. Pertemuan pertama terjadi saat Ahok menjabat sebagai Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta.

“Saat beliau masih menjadi Wagub, saya datang ke ruangannya dengan direktur saya, waktu itu kita sepakat membuat tim bersama untuk koordinasi sinkronisasinya,” jelas Saad yang merupakan pejabat eselon I di bawah Menteri Susi Pudjiastuti.

Pertemuan dilanjutkan saat Ahok menjadi Plt Gubernur DKI Jakarta. Di saat itu, Ahok diminta untuk menyelesaikan izin tata ruang wilayah, salah satunya harus dibuat wilayah zonasi laut.

“Waktu beliau menjadi Plt Gubernur saya ketemu lagi di Hotel Sari Pan Pacific kita membuat acara konferensi pers dan beliau mengatakan selesaikan segera,” paparnya.

Pertemuan selanjutnya terjadi melibatkan pengembang PT Agung Podomoro Land. Namun Ahok dituding telah menyalahi aturan dengan melibas Perpres 122/2012 tentang tentang Reklamasi di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang mengatur prosedur reklamasi pantai. Next

finance.detik.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me