Tren Apartemen Tepi Laut Juga Mulai ‘Menjamur’ di Jakarta

Big Banner

Jakarta -Secara perlahan, kini mulai bermunculan proyek-proyek apartemen tepi laut di Teluk Jakarta beberapa tahun terakhir. Sebut saja Green Bay Pluit, Pluit Sea View, Regatta tahap I dan II, bahkan Pluit City yang akan berada di lahan reklamasi.

CEO Leads Property Hendra Hartono mengatakan permintaan hunian di tepi laut khususnya apartemen di tepi laut Jakarta memang ada permintaannya.

“Di Jakarta ada pangsa pasarnya yang suka beli properti di tepi laut, ada memang,” kata Hendra kepada detikFinance, Rabu (18/2/2015).

Namun menurut Hendra, apartemen di tepi laut di Jakarta masih belum identik sebagai apartemen kelas atas, dan berharga tingggi layaknya di kota-kota di luar negeri seperti Hong Kong, Singapura, Manhattan (AS) dan lainnya. Penyebabnya kawasan pantai di Jakarta belum dikelola dengan baik.

“Di Jakarta pantai kita dikelola tak baik, harga belum menjulang tinggi,” katanya.

Hendra menganalisis, maraknya pembangunan apartemen di tepi laut Jakarta terkait dengan ketersedian lahan di Jakarta yang sudah terbatas dan permintaan lokal dari para komunitas Tionghoa terutama yang tinggal di kawasan Pluit, Jakarta Utara.

“Banyak orang yang senang di utara, terutama chinese, karena komunitasnya banyak di sana,” kata Hendra.

Ia menambahkan, apartemen di tepi pantai Jakarta saat ini masih tahap tren awal, karena buktinya apartemen-apartemen yang dibangun masih multi segmen.

Misalnya harga apartemen tepi laut di Green Bay di Pluit pernah dijual segmen studio atau ukuran kecil dengan harga hanya Rp 100 jutaan, sedangkan Regatta di Pantai Mutiara justru segmen atas yang di pasarkan mencapai miliaran rupiah.

“Misalnya apartemen Regatta dan Green Bay, Regatta atas banget, Green Bay itu masih ada yang menengah dan kecil,” katanya.

(hen/hds)

finance.detik.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me