Maja, Kota Baru Berbasis Infrastruktur Ekonomi (2-Habis)

Jakarta - Melihat tingginya potensi kawasan Maja sebagai kota baru, mendorong sejumlah pengembang besar mulai melirik kawasan itu sebagai lokasi ekspansi. Mereka antara lain adalah Perum Perumnas, PT Agung ...

  • propertidata
  • 2016.09.24
  • 1353

    view

  • Maja, Kota Baru Berbasis Infrastruktur Ekonomi (2-Habis)

    Jakarta - Melihat tingginya potensi kawasan Maja sebagai kota baru, mendorong sejumlah pengembang besar mulai melirik kawasan itu sebagai lokasi ekspansi. Mereka antara lain adalah Perum Perumnas, PT Agung Podomoro Land Tbk, PT Nusa Graha Perkasa, PT Hanson International Tbk, dan PT Intiland Development Tbk.

    Intiland sudah memiliki lahan seluas 1.000 ha di kawasan Maja. Lalu, belum lama ini PT Putra Asih Laksana, anak usaha dari PT Hanson International Tbk menggandeng PT Ciputra Residence mengembangkan Citra Maja Raya 2 di atas lahan seluas 266 ha.

    Direktur Utama PT Putra Asih Laksana Benny Tjokrosaputro, mengatakan, pemilihan Ciputra sebagai mitra dalam pengembangan proyek hunian dikawasan Maja, karena pengembang itu sudah memiliki pengalaman. Ciputra dinilai sudah lama bergerak dalam sektor perumahan untuk kelas menengah bawah di kawasan Maja. “Ciputra sudah pengalaman untuk mengembangkan perumahan di Maja,” kata dia.

    Benny mengatakan, di Citra Maja Raya 2 akan terbangun rumah sebanyak 12 ribu unit, komersial area, fasilitas. Proyek ini diluncurkan akhir 2016. “Kami optimistis kebijakan bunga rendah, diperlonggarnya LTV oleh Bank Indonesia, paket-paket kebijakan ekonomi di bidang properti akan membuat industri properti bergairah kembali,” ujarnya.

    Sementara itu, Direktur Utama PT Ciputra Residence, Budiarsa Sastrawinata, mengatakan, kerjasama mengembangkan Citra Maja Raya 2 merupakan bagian dari pengembangaan kota baru publik Maja seluas 10.000 ha. Program itu menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mengembangkan kota baru di barat Jakarta. “Proyek seluas 266 hektare tersebut merupakan perluasan dari pembangunan kota baru Citra Maja Raya yang sedang dikembangkan saat ini seluas 2.000 hektare,” kata Budiarsa.

    Menurut dia, untuk mengembangkan Citra Maja Raya 2 bakal menghabiskan investasi Rp 2 triliun. Dana itu tersebar Rp1,2 triliun untuk pengembangan infrastruktur pendukung dan Rp 800 miliar untuk konstruksi perumahan serta fasilitas lainnya. Harga rumah yang akan dikembangkan bervariasi dan di mulai dari harga Rp130 jutaan per unit. Perumahan itu mayoritas menyasar kalangan MBR.

    Ciputra saat ini mengembangkan tahap pertama Citra Maja Raya seluas 430 ha dan telah membangun 7.000 rumah dan 500 ruko dari 13 klaster yang dipasarkan. Tingginya minat akan kebutuhan rumah yang layak dan berkualitas ditunjukkan dengan masih tingginya permintaan hunian dengan harga terjangkau di Jabodetabek dan sekitarnya. Hal ini juga ditunjukkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa angka backlog perumahan secara nasional mencapai 11,4 juta rumah. “Prospek pengembangan perumahan skala kota (township) sangat diminatif dan mampu memberikan value added (nilai tambah) bagi konsumennya dan lebih lengkap dari sisi sarana dan prasarana serta fasilitas,” katanya.

    Hunian Berimbang

    Dalam mengantisiasi lonjakan hunian dan lahan di kawasan Maja, Kementerian PUPR bakal menerakan pola hunian berimbang 1-2-3, yakni 1 rumah mewah, 2 rumah menengah dan 3 rumah bagi MBR di Maja.

    “Ini (pola hunian berimbang) harus dipenuhi. Kita proyeksikan (Kota Baru Maja) bisa menampung 1,1 juta penduduk pada 2035 dimana sekitar 600 ribu jiwa merupakan MBR,” kata Hermanto Dardak, mantan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR.

    Disamping mengusung hunian berimbang, Kota Baru Maja yang memiliki total luas 18.000 hektar juga direncanakan memiliki 30% dari Ruang Terbuka Hijau (RTH), jaringan jalan 20 %, fasilitas sosial (fasos), dan fasilitas umum (fasum) 15%. Kota ini diharapkan menjadi kota satelit dimana orang tinggal dan bekerja disana. Oleh karenanya, akan dikembangkan techno park sebagai kawasan pengembangan bisnis untuk mendukung konsep kota baru.



    Imam Muzakir/EDO

    Investor Daily

    beritasatu.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci