Pabrik Beton Milik BUMN Ini Akan ‘Disulap’ Jadi Apartemen dan Kantor

Big Banner

Jakarta -BUMN konstruksi PT Brantas Abipraya (Persero) bakal memindahkan pabrik beton miliknya dari semula di Sunter (Jakarta Utara) ke Sadang (Jawa Barat). Pabrik di Sunter saat ini dinilai sudah terlalu padat dan direncanakan akan diubah menjadi kawasan hunian dan perkantoran.

Direktur Utama Brantas Abipraya Bambang E Marsono mengatakan, saat ini perseroan memiliki 3 pabrik beton di wilayah Sunter, Porong (Jawa Timur), dan Padang (Sumatera Barat).

“Pabrik seluas 3 hektar di Sunter sudah terasa sempit. Tahun ini pindah ke Sadang, Sunter terlalu mewah untuk pabrik. Kita akan ubah jadi properti mix-used seperti apartemen, perhotelan, office building,” ungkapnya saat ditemui di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Selasa (3/3/2015).

Menurut Bambang, wilayah Sunter dinilai punya potensi untuk dijadikan sebagai kawasan hunian atau perkantoran. Rencananya, tahun depan proyek ini akan mulai direalisasikan.

“Luasan ada 3 hektar, tahun depan rencananya mulai dibangun. Potensinya bagus, dekat Kemayoran, Tanjung Priok, mereka buat aktivitas di situ banyak,” katanya.

Sementara untuk pengalihan pabrik beton juga akan dilakukan tahun ini. Perseroan telah menyiapkan lahan seluas 10 hektar di Sadang.

“Di Sadang kita sudah bebaskan lahan hampir 10 hektar. Rencananya tahun ini berangsur-angsur pabrik di Sunter pindah ke Sadang. Sekarang sudah mulai dipindah ke sana, sebagian sudah,” terang dia.

Bambang mengatakan, perseroan telah menyiapkan dana sedikitnya Rp 200 miliar untuk pembangunan pabrik tersebut. Sebagian pendanaannya berasal dari penerbitan obligasi.

“Investasi Sadang untuk tanah Rp 100 miliar, pengembangan Rp 100 miliar, total Rp 200 miliar. Dananya dari penjualan obligasasi dan lain-lain,” kata Bambang.

(drk/hds)

finance.detik.com