BuildTech Asia 2016 Pelopori Inovasi Konstruksi Cerdas

Singapura - Dalam rangka memenuhi kebutuhan sektor lingkungan binaan yang terus berkembang di wilayah Asia, Sphere Exhibits dengan dipandu oleh Building and Construction Authority (BCA), menggelar pameran ...

  • propertidata
  • 2016.09.24
  • 78

    view

  • BuildTech Asia 2016 Pelopori Inovasi Konstruksi Cerdas

    Singapura - Dalam rangka memenuhi kebutuhan sektor lingkungan binaan yang terus berkembang di wilayah Asia, Sphere Exhibits dengan dipandu oleh Building and Construction Authority (BCA), menggelar pameran BuildTech Asia 2016, pada tanggal 18 hingga 20 Oktober 2016. Pameran yang menghadirkan berbagai perusahaan mesin dan peralatan konstruksi ini, diselenggarakan bertepatan waktu dengan Singapore Construction Productivity Week (SCPW) 2016.

    Acara SCPW sendiri mengumpulkan para pengembang, arsitek, konsultan, kontraktor, dan pemasok di satu tempat untuk saling bertukar gagasan terkait produktivitas pembangunan, teknologi produktif yang baru, praktik terbaik, dan kisah kesuksesan.

    CEO BCA, Dr. John Keung, mengatakan, dengan mengusung tema "Mengubah Cara Pembangunan melalui Inovasi" SCPW akan memfasilitasi pembahasan Design for Manufacturing and Assembly (DfMA), meningkatkan kualitas tenaga kerja dan memperbaiki integrasi dalam rantai suplai konstruksi untuk mendorong lompatan produktivitas konstruksi yang jauh ke depan.

    "Fase kemajuan berikutnya dalam sektor lingkungan binaan mengharuskan adanya perubahan dalam cara kita membangun. Kita harus mendorong sektor lingkungan binaan agar semakin memanfaatkan DfMA lebih jauh lagi, yang berarti memindahkan sebanyak mungkin pekerjaan konstruksi lapangan ke proses pra-fabrikasi pabrik di belakang meja," kata Dr John Keung dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (24/9).

    Dengan melakukan hal tersebut, lanjut dia, siapapun dapat mengurangi ketergantungan perusahaan untuk tenaga kerja melalui tingkat otomatisasi yang lebih tinggi, meminimalkan dampak pada lingkungan sekitar, mengurangi pemborosan sumber daya selama pembangunan, serta menciptakan tempat kerja yang lebih kondusif dan aman.

    "Kualitas bangunan dan infrastruktur pun akan meningkat saat kita berusaha untuk mewujudkan lebih banyak upaya fabrikasi," tambah Dr John Keung.

    Sekitar 150 perusahaan yang berpartisipasi dalam pameran BuildTech Asia 2016, akan menampilkan beraneka ragam teknologi produktif, bahan bangunan, dan solusi arsitektur serta penyelesaian yang berkualitas, bersama dengan pameran pokok dari berbagai perusahaan mesin dan peralatan konstruksi, kepada lebih dari 6.000 pengunjung dari Asia dan seluruh dunia.

    Selain itu, terdapat pula delapan paviliun negara dari Tiongkok, Indonesia, India, Selandia Baru, dan Korea Selatan, yang aka memamerkan beragam teknologi yang membahas tantangan pembangunan dan konstruksi di beraneka ragam industri vertikal.

    Di Indonesia, industri konstruksi diperkirakan akan tumbuh pada tingkat majemuk sebesar 7,87 persen antara tahun 2015-2019. Saat ini, industri konstruksi mewakili hampir 10 persen PDB dan diperkirakan akan memiliki nilai $ 885 miliar pada tahun 2015. Permintaan untuk konstruksi sebagian besar akan didanai oleh sektor swasta.

    Chairman Sphere Exhibits Pte Ltd, Chua Wee Phong, mengatakan, Buildtech Asia 2016 bertujuan untuk membekali para kontraktor dan arsitek dengan wawasan baru tentang metodologi konstruksi dan bangunan cerdas, saat integrasi teknologi ke dalam bangunan telah memberikan kontribusi peningkatan produktivitas fungsi bangunan sebesar 3,8 persen.

    "Penghematan biaya dari desain fasilitas, konstruksi dan pengoperasian akan menciptakan keberlanjutan dalam bangunan melalui peningkatan efisiensi. Mengingat hal ini, BuildTech Asia 2016 berusaha memberikan wawasan baru tentang metodologi pembangunan dan konstruksi yang cerdas serta penghematan," kata Chua Wee Phong.

    Teknologi, lanjut dia, sangat memengaruhi sektor lingkungan binaan di Singapura dan wilayah sekitarnya. Selama beberapa tahun ini, pihak Sphere Exhibits Pte Ltd telah memperkuat kemitraan dengan BCA untuk membantu perusahaan di industri konstruksi agar tetap mengikuti perkembangan teknologi terbaru dalam teknologi produktif melalui penggunaan bahan bangunan dan solusi turnkey yang cerdas.

    "Kami sangat senang dapat memperkenalkan kembali solusi arsitektur dan pameran penyelesaian berkualitas tahun ini. Untuk semakin memperkuat industri ini, kami bangga karena menjadi pihak pertama yang memperkenalkan segmen Building-IoT serta menyelenggarakan konferensi khusus untuk membantu para praktisi industri lebih jauh dalam menghadapi lingkungan yang semakin kompleks dan terhubungkan sekaligus mengembangkan kepakarannya," tambah Chua Wee Phong.

    Feriawan Hidayat/FER

    BeritaSatu.com

    beritasatu.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci