Retribusi Pengembang Bukan Berupa Uang

Housing-Estate.com, Jakarta - Untuk menghilangkan praktek suap kepada aparat pemerintah daerah, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membentuk Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) untuk ...

  • propertidata
  • 2016.09.25
  • 252

    view

  • Retribusi Pengembang Bukan Berupa Uang

    Housing-Estate.com, Jakarta - Untuk menghilangkan praktek suap kepada aparat pemerintah daerah, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membentuk Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) untuk pengurusan perizinan. Selain itu seluruh transaksi dilakukan dengan sistem non tunai (e-money/transfer).  Badan tersebut juga menghilangkan praktek percaloan sehingga seluruh pengurusan perizinan dapat dilakukan secara langsung. Selain itu retribusi kepada pengembang tidak lagi berupa dana melainkan dalam bentuk proyek fisik fasilitas sosial (fasos) atau fasilitas umum (fasum).

    Ilustrasi

    “Pengembang yang mengurus izin untuk mengembangkan proyek nggak perlu lagi menyogok, semua diurus satu pintu, transparan, dan nggak perlu ada transaksi tunai. Pengembang yang mau menaikkan koefisien lantai bangunan (KLB) kompensasinya tidak dalam bentuk uang tapi langsung aset bangunan,” ujarnya di Jakarta, Jumat (23/9).

    Permintaan kenaikan KLB bukan kategori retribusi sehingga penyerahannya harus dalam bentuk aset.  Pengembang akan diikat perjanjian dengan Pemprov DKI sehingga tidak bisa mangkir dari kewajibannya. Pemprov akan memberi beberapa proyek yang dapat dipilih oleh pengembang yang nilainya sesuai dengan ketentuan kenaikan KLB.  Nilai proyeknya akan dihitung oleh appraisal sehingga lebih fair.

    “Kami minta seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk menyampaikan kebutuhannya. Daftar itu kita serahkan ke pengembang untuk dibangun sesuai kewajibannya,” pungkasnya.

    housing-estate.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci