1 dari 15 Kamar Hotel di Dunia Berada di Bawah Naungan Marriott

Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStockApa hasilnya kalau dua jaringan hotel berkelas dunia bergabung? Ya tentunya tercipta jaringan hotel terbesar di dunia. Begitulah berita baru-baru ini, Marriott International, ...

  • propertidata
  • 2016.09.27
  • 486

    view

  • 1 dari 15 Kamar Hotel di Dunia Berada di Bawah Naungan Marriott

    Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock

     

    Apa hasilnya kalau dua jaringan hotel berkelas dunia bergabung? Ya tentunya tercipta jaringan hotel terbesar di dunia. Begitulah berita baru-baru ini, Marriott International, Inc bergabung dengan Starwood Hotels & Resorts Worldwide, Inc.

    Berita tersebut merupakan ujung akhir dari kesepakatan yang diupayakan kedua belah pihak pada akhir 2015 silam. Penggabungan ini membuat Marriott akan menyatukan status keanggotaan pelanggan setia melalui Marriott Rewards, termasuk juga The Ritz Carlton Rewards dan Starwood Preferred Guest (SPG).

    Penyatuan status keanggotaan ini dianggap akan memudahkan pelanggan hotel di bawah jaringan Marriott International dan Starwood Hotels & Resort Worldwide.

    “Marriott akan menggabungkan semua penawaran terbaik dari ketiga program loyalti dan kami tidak sabar untuk menunjukkan manfaat serta keuntungan yang dapat diperoleh anggota setia kami dari penggabungan Marriott dan Starwood,” kata Executive Vice President dan Global Chief Commercial Officer Marriott International, Stephanie Linnartz, seperti dikutip dari Kompas.com.

    Marriott International menggelontorkan dana untuk proses akuisisi ini sebesar 140 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp1,8 triliun.

    Baca juga: Arnava Land Mark, Hotel di Babel yang Rampung Akhir 2018

    Keberhasilan Marriott International mengakuisisi Starwood Hotels & Resorts Worldwide membuat pemegang saham Starwood akan menerima 21 dollar AS dan 0,8 bagian saham biasa Kelas A Marriott International untuk tiap bagian saham biasa Starwood Hotels & Resorts Worldwide.

    Perusahaan baru ini akan mengoperasikan atau menjalankan lisensi lebih dari 5.700 properti dan 1,1 juta kamar. Juga mewakili 30 merek terkemuka mulai dari segmen menengah hingga mewah di lebih dari 110 negara.

    Penggabungan ini membuat Marriot sekarang ini memiliki properti lebih dari dua kali lipat di Benua Asia dan Timur Tengah. Marriott memiliki jaringan hotel antara lain Marriott, Courtyard, dan Ritz Carlton.

    Sedangkan Starwood membawahi jaringan hotel Sheraton, Westin, W, dan St Regis. Kalau dibandingkan, maka 1 dari 15 kamar hotel di seluruh dunia berada di bawah naungan Marriott.

    "Menyatukan berbagai merek Starwood dengan Marriott, menjadikan kami dapat mencapai tujuan menempatkan merek properti yang tepat di lokasi yang tepat, untuk melayani tamu setia kami, dan juga menyambut tamu baru," kata Presiden dan CEO Marriott International, Arne Sorenson.

    rumah123.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci