Membandingkan Program 1 Juta Rumah dan Program 1.000 Tower Rusun

Big Banner

Jakarta -Pemerintahan di bawah Presiden Jokowi sedang menyiapkan pembangunan 1 juta rumah di 2015. Program sejenis sudah ada sejak awal 2014 di masa Presiden SBY dengan nama program 1.000 tower rusun.

Head of Advisory Jones Lang LaSalle Vivin Harsanto mengatakan bahwa program 1.000 tower rusun tak berhasil. Dari target, hanya 138 tower yang terealisasi hingga terbangun atau hanya 13% dari target.

“Waktu itu programnya belum sesuai dengan ekspektasi (harapan). Masih banyak kendala yang dihadapi sehingga hasilnya? tidak maksimal,” tutur Vivin di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (15/4/2015).

Selain jumlah tower yang tak tercapai, indikator ketidakberhasilan program 1000 tower rusun dapat dilihat dari tak terpenuhinya target penerima? unit hunian yang sedianya adalah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) namun malah jatuh ke tangan para spekulan properti atau investor.

“Di sini faktor pengawasan yang memegang kunci. Tower yang dibangun tidak sampai ke masyarakat low cost (berpenghasilan rendah) malah jatuh ke spekulan sebagai objek investasi,” tutur Vivin.

Indikator lainnya adalah tidak tercapainya target pembangunan 1000 tower tersebut hingga kepemimpinan JK bersama Presiden SBY kala itu berakhir? di 2009. Realisasi program yang dicanangkan sekitar tahun 2006-2012 ini, realisasinya hanya 13%?.

Menurut Vivin, ada 2 hal utama yang menyebabkan realisasi program ini jauh dari target yang dicanangkan. Pertama, adalah soal ketersediaan lahan. Next

finance.detik.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me