Tak Semua Milik, Program 1 Juta Rumah Ada yang Hanya Hunian Sewa

Big Banner

Jakarta -Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) punya program pembangunan 1 juta rumah di 2015. Rumah-rumah yang dibangun ternyata tidak semuanya diperuntukkan sebagai rumah milik, sebagian justru hanya untuk sewa.

“Nggak semuanya milik, ada yang untuk sewa juga. Jadi ada yang untuk milik ada yang untuk sewa,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Djoko Mursito saat berbincang dengan detikFinance di Kantornya, Selasa (14/4/2015).?

Berdasarkan data Kementerian PUPR diketahui bahwa dari 1 juta unit rumah yang akan dibangun tahun ini, 98.300-nya atau 9,83%-nya akan berbentuk rumah susun sederhana sewa (Rusunawa)? dengan peruntukan sebagian besar adalah anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polisi Republik Indonesia (Polri).

“Yang sewa terutama untuk anggota TNI Polri. Ada juga sebagian kecil untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di perbatasan. Sebagian juga untuk pekerja dan nelayan,” jelasnya.

Ada sejumlah pertimbangan mengapa ada sebagian rumah dalam program 1 juta rumah ini yang disediakan untuk sewa. “Seperti TNI Polri kan dia nggak kerja di situ-situ saja, ada kemungkinan dia dipindah tugaskan. Ada juga mereka naik pangkat dan sebagainya sehingga tidak perlu lagi menempati rumah murah bisa ditempati yang lain,” tuturnya.

Adapun mengenai lokasi ada sejumlah titik pembangunan Rusunawa ini. Dari data perencanaan tahap awal program ini yang direncanakan bisa terbangun 331.693 unit rumah.

Adapun sumber biaya untuk membangun seluruh 98.300 untit Rusunawa ini sepenuhnya bersumber dari dana pemerintah yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015.

“Dananya full pemerintah,” katanya.

(dna/hen)

finance.detik.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me