Maret 2017, Jalan Akses Tol Tanjung Priok Bisa Dilalui

Jalan penghubung Tol Tanjung Priok diprediksi rampung pada Maret 2017. Foto: Kemen PUPRPembangunan Jalan Akses Tol Tanjung Priok terus dikebut. Panjang total jalan ini 11,4 kilometer dan ditargetkan selesai ...

  • propertidata
  • 2016.09.28
  • 254

    view

  • Maret 2017, Jalan Akses Tol Tanjung Priok Bisa Dilalui

    Jalan penghubung Tol Tanjung Priok diprediksi rampung pada Maret 2017. Foto: Kemen PUPR

    Pembangunan Jalan Akses Tol Tanjung Priok terus dikebut. Panjang total jalan ini 11,4 kilometer dan ditargetkan selesai pada Maret 2017. Dari lima sesi jalan tol, tiga sesi telah rampung.

    “Secara total progres konstruksinya mencapai 94 persen,” ucap Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan Tanjung Priok, Apri Artoro, di Jakarta, Selasa (27/9).

    Jalan Akses Tol Tanjung Priok membentang dari Cilincing hingga Plumpang. Akses ini bagian dari jaringan Tol Jabodetabek yang terhubung dengan tol Lingkar Luar Jakarta (JORR), tol dalam kota dan Tol Pelabuhan.

    Apri juga mengemukakan, untuk pengerjaan sesi E-2A (ruas Cilincing-Simpang Jampea) sepanjang 1,92 kilometer, direncanakan akhir November nanti bisa dilalui. Realisasi fisik sudah mencapai 98 persen. Struktur utama ruas jalan itu pun sudah terbangun.

    Sedangkan untuk sesi E-2 (ruas Cilincing-Jampea) sepanjang 2,74 kilometer, progres fisiknya sebesar 80 persen dan ditargetkan selesai pada Maret 2017.

    Baca juga: Ini Jalan Alternatif Pantura yang Digeber Pembangunannya

    Apri menyebutkan kondisi saat ini seluruh balok girder telah terpasang. Begitu pula pengecoran lantai dan perbaikan arteri.

    “Saat ini kami sedang melakukan pengaspalan dan expantion joint. Lalu ada juga pekerjaan tambahan pada Koja Gate dan pekerjaan arteri di bawah main road, yaitu pertigaan Jampea. Kemudian, finalisasi missing link atau penghubung antara seksi NS-Direct dengan seksi NS-Link,” katanya memaparkan.

    Percepatan penyelesaian akses Tanjung Priok sepanjang 500 meter kerapkali terjadi keretakan, sehingga dilakukan penanganan dengan cara pengerasan beton.

    Sesi E-1 (ruas Rorotan-Cilincing) sepanjang 3,4 km telah selesai pada Juli 2010 dengan pengerjaan konstruksi 18 bulan. Telah dioperasikan sebelum dikenai tarif penggunaan sejak 2011.

    Sementara untuk sesi NS-Link (ruas Yos Sudarso-Simpang Jampea) sepanjang 2,24 km sudah bisa dilewati pada Desember 2013. Pengerjaannya makan waktu selama 34 bulan.

    Sesi NS-Direct Ramp juga sudah selesai pembangunannya. Jalan sepanjang 1,1 kilometer ini dikerjakan selama 24 bulan. (Wit)

    rumah123.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci