Daya Saing Infrastruktur Indonesia ke-56 Dunia

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – The Global Competitiveness Report 2015 melaporkan daya saing infrastruktur Indonesia menempati ranking ke 56 di dunia. Ranking ini naik empat peringkat dibandingkan sebelumnya walaupun masih lebih rendah dibandingkan negara-negara di kawasan seperti Malaysia, Thailand, apalagi Singapura.

Tol Cikampek-Palimanan

Tol Cikampek-Palimanan

Menurut Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) Hermanto Dardak, masih rendahnya ranking ini terkait dengan strategi pengembangan infrastruktur yang dilakukan pemerintah dan swasta. “Pembangunan yang dilakukan pemerintah berbasis kewilayahan sementara swasta membangun yang secara investasi layak,” ujarnya di Jakarta, Senin (20/4).

Pemerintah akan mengonsentrasikan pembangunan di daerah-daerah yang belum berkembang seperti Papua, Nusa Tenggara, dan daerah lainnya untuk membangkitkan sumber-sumber kawasan baru. Salah satu caranya dengan membangun pusat-pusat pertumbuhan dengan pusat kegiatan seperti kawasan industri maupun pariwisata.

“Apabila nantinya secara investasi sudah layak, pembangunan infrastruktur lainnya bisa didanai 100 persen oleh swasta. Untuk daerah-daerah yang kurang menarik, untuk mempercepat pembangunannya bisa juga pemerintah memberikan subsidi maupun insentif pendanaan atau dibangun oleh pemerintah kemudian diprivatisasi sehingga swasta bisa terlibat,” imbuhnya.

Dengan cara seperti ini pendekatan kewilayahan seperti ini pemerintah berusaha memadukan infrastruktur dan kawasan yang akan dibangun. Ke depannya, pemerintah juga berencana akan membentuk bank infrastuktur yang bisa memberikan pinjaman jangka panjang sesuai dengan karakteristik pendanaan proyek yang dibangun yang membutuhkan waktu jangka panjang dalam pengembalian nilai investasinya.

“Saat ini sudah ada Perpres No. 38 Tahun 2015 tentang kerja sama pemerintah dengan badan usaha dalam penyediaan infrastruktur untuk menjembatani swasta dan pemerintah dalam hal pendanaannya. Dengan pola-pola semacam ini tentu harapannya dapat mempercepat pembangunan infrastruktur kita,” tandasnya.

housing-estate.com