Botanica Valley Serpong Luncurkan Cluster Terbaru Clivia

Big Banner
Tingginya animo konsumen untuk membeli Cluster Clivia di Botanica Valley

Tingginya animo konsumen untuk membeli Cluster Clivia di Botanica Valley

PROPERTI-Setelah mencatat sukses dalam peluncuran cluster Fresia dan Ludisia beberapa waktu lalu, hari ini Botanica Valley kembali menawarkan Cluster terbaru bertajuk CLIVIA. Dari 78 unit yang dipasarkan, namun hingga saat ini NUP sudah mencapai 239 lebih. Hunian yang terdiri dari type 42 dan type 69 ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 470 juta.

Promotion & Marketing Director PT Surya Agung Realti Andreas Audyanto mengatakan, hunian saat ini lebih dari sekedar tempat keluarga tinggal maupun sarana investasi, melainkan juga tempat untuk untuk berkarya. Dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi kelas menengah, membuat rumah dengan kisaran harga Rp 500 juta hingga Rp 700 juta sangat diminati.

“Kami tawarkan unit-unit mewah dengan fasilitas lengkap dengan harga yang terjangkau. Bila di daerah BSD misalnya, sudah sangat sulit untuk mendapatkan rumah di bawah harga Rp. 1,5 Milyar, di Botanica Valley konsumen mempunyai kesempatan untuk mendapatkan hunian dengan hanya Rp 400 jutaan dengan konsep, kenyamanan, teknologi dan fasilitas yang setara bahkan lebih,” jelas Audy.

Minat pembeli terhadap Botanica Valley memang sangat tinggi. Sama seperti saat peluncuran  cluster sebelumnya, yang menunjukkan animo pembeli sangat tinggi terhadap properti yang berada di lingkar BSD ini. Pada penjualan tahap 1 lalu, Botanica Valley terjual habis (100%) dengan kompetisi NUP yang sangat ketat dan seru.

Dalam satu hari saja, Botanica Valley pada tahap 1 tersebut habis terjual sebanyak 131 unit. Oleh karena itu, Botanica Valley mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan prestasi penjualan tercepat. “Rekor untuk kategori ini merupakan yang pertama di Indonesia,” ungkap Osmar yang mewakili pihak MURI sesaat setelah penyerahan Sertifikat, di Alam Sutera, Serpong Sabtu (24/1/2015) lalu.

Berbagai keunggulan yang dimiliki yang membuat Botanica Valley begitu ditunggu-tunggu oleh konsumen. Perumahan seluas 6 hektar ini dikembangkan dengan komposisi 65% ruang terbuka hijau dan 35% bangunan. Botanica Valley dilengkapi dengan CCTV dan smart home dengan menggunakan jaringan Fiber Optik yang mana setiap pemilik rumah nantinya akan mendapat sebuah PIN pribadi untuk mengakses perangkat elektronik di rumah mereka. Jadi tidak akan terlalu banyak rumah dalam satu klaster. Konsepnya klaster didalam klaster. Akan banyak open space, vertikal garden, penerangan tematik.

Botanica Valley juga dilengkapi dengan teknologi mutahir untuk memenuhi kebutuhan Captive Market, yaitu kalangan executive dan keluarga muda. Botanica Valley dilengkapi dengan jaringan Fiber Optik ke setiap rumah, system Smart Home yang di dukung oleh indiHome, sehingga penghuni dapat memonitor kondisi rumah dan perangkat elektronik melalui gadget pribadi, dan Botanica Valley dipilih oleh Telkom sebagai proyek percontohan mereka yang ke dua setelah Bali Resort Serpong.

Dengan konsep yang dirancang oleh Andreas Audyanto sebagai Most Inspiring Person 2014, Residence Indonesia, selain berhasil meraih penghargaan MURI untuk Penjualan unit terbanyak dalam satu hari, Botanica Valley juga dianugerahi Penghargaan Indonesia My Home Award 2015 sebagai hunian dengan Konsep Botanical yang menjawab kebutuhan Pasar.

h3>Artikel Terkait

propertynbank.com