Dapat Kredit Rp1,4 Triliun, Kereta Bandara Siap Beroperasi 2016

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero/KAI) mendapatkan kredit sebedar Rp1,4 triliun dari empat bank nasional, yaitu Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, Bank BCA. Dana tersebut akan dipakai KAI untuk pembangunan kereta api Bandara.

“Ini mencapai 84 persen dari total biaya proyek yang dibutuhkan untuk pembangunan prasarana kereta bandara. Perjanjian kredit ini untuk jangka waktu 14 tahun,” ujar Direktur Keuangan KAI Kurniadi Atmosasmito, usai acara penandatanganan kredit di Jakarta, Senin (20/4).

Ilustrasi : Kereta bandara

Ilustrasi : Kereta bandara

Dengan dukungan pembiayaan dari empat bank tersebut  pembangunan kereta bandara diharapkan bisa diselesaikan sesuai target yang ditetapkan. Proyek kereta bandara ini hasil kerjasama KAI dengan PT Angkasa Pura (AP) II. Pembangunan kereta bandara ini akan dilaksanakan PT  Railink, perusahaan patungan yang dibentuk KAI dan PT Angkasa Pura (AP) II. Kereta bandara ini untuk meningkatkan layanan moda transportasi kereta khususnya dari Jakarta ke bandara dan jalur lingkar di Jabodetabek.

Jalur kereta bandara sepanjang 36,3 terdiri dari 24,2 km jalur eksisting dan 12,1 km jalur baru. Kereta bandara akan melewati Stasiun Sudirman Baru, Duri, dan Batu Ceper sebagai stasiun pemberhentian. KAI juga akan merombak Stasiun Manggarai sebagai salah satu stasiun keberangkatan kereta bandara dengan membangun underpass sebagai jalur penyeberangan penumpang (passenger crossing).

KAI juga akan membangun Stasiun Sudirman Baru sebagai stasiun khusus bandara (city air terminal) yang hanya melayani penumpang khusus menuju bandara. PT Railink menargetkan kereta ini akan beroperasi tahun 2016. “Perjanjian kredit ini juga merupakan salah satu bentuk komitmen KAI terhadap penugasan pemerintah untuk membangun jalur kereta ke bandara,” tandas Kurniadi.

housing-estate.com