Bangun Perkantoran Seharga 440 Miliar, Saham CTRS Berusaha Rally

Big Banner

PT Ciputra Surya, Tbk (CTRS) melalui anak usahanya, yaitu PT Win Win Realty, akan mengucurkan investasi sebesar Rp 440 miliar untuk membangun perkantoran modern Ciputra World Office di Surabaya, Jawa Timur setinggi 25 lantai. Masa pembangunan perkantoran ini diperkirakan membutuhkan waktu 5 tahun dari yang biasanya 2-3 tahun, karena kerumitannya yang lebih tinggi.

Hal itu dikarenakan pembangunan tidak boleh mengganggu jam operasional bangunan komersial lain yang sudah beroperasi. Pembangunan akan dimulai pada tahun ini dan 5 tahun lagi serah terima.Ciputra World Office nanti tidak berdiri sendiri namun akan dibangun menyatu dengan mal kedua.

Melihat kinerja keuangan hingga Desember 2014, CTRS berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 616,67 miliar atau naik 35,21% dari periode sebelumnya sebesar Rp 456,07 miliar. Hal ini dipengaruhi oleh meningkatnya pendapatan neto sebesar Rp 1,71 triliun atau meningkat 42,5% dari periode sebelumnya sebesar Rp 1,2 triliun.

Sementara itu laba kotor CTRS meningkat 24,23% menjadi Rp 868,4 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 657,9 miliar. Total aset CTRS hingga Desember 2014 mencapai Rp 6,12 triliun atau meningkat 6,06% dari sebelumnya Rp 5,77 triliun.

Selain itu, ROA dan ROE CTRS menunjukkan peningkatan dari periode sebelumnya dimana ROA pada tahun 2014 menjadi 11,03% dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 8,46%. sedangkan, ROE pada tahun 2014 menjadi 22,37% dari periode sebelumnya yaitu 19,56%. Di sisi lain, PT Intiland Development, Tbk (DILD) selaku kompetitor memiliki ROA sebesar 5,86% dan ROE sebesar 11,82%. Ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan CTRS lebih baik dibandingkan DILD.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada hari Jumat (17/4), saham CTRS ditutup  naik 1% pada level 2965 setelah pada penutupan sebelumnya juga berada pada level 2935 dan bergerak pada kisaran 2935 – 2950 dengan volume perdagangan saham CTRS mencapai 1,29 juta lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham CTRS bergerak fluktuatif dari awal tahun hingga saat ini. Indikator Stochastic menunjukkan pergerakan berada di area jenuh jual. Sementara itu, indikator RSI menunjukkan pergerakan di  area tengah dimana kecenderungannya mengarah ke uptrend secara terbatas. Dengan kondisi teknikalnya, CTRS akan mencoba bergerak secara menguat terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakkan CTRS. Rekomendasi trading hingga akhir hari ini berada pada target support di level Rp 2926 hingga target resistence di level Rp 2948.

 

 

Seno Kuncoro/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

 

vibiznews.com