Lippo Malls ke-60 Hadir di Kupang

Big Banner

Kupang – Lippo Malls Indonesia yang merupakan pengembang dan operator mal terbesar di Indoneia kembali membuka pusat pembelanjaan Lippo Plaza Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT), di Indonesia Timur, tepatnya di Jalan Veteran kelurahan Fatululi Kota Kupang.

Pembukaan Lippo Plaza Kupang, akan diresmikan oleh Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, didampingi oleh Wali Kota Kupang, Jonas Salean, dan Presiden Lippo Group, Theo L Sambuaga, pada Kamis, (23/4) pagi.

Peresmian Lippo Plaza Kupang kali ini dirangkaikan dengan pembukaan gerai Matahari Department Store. Gerai Matahari yang menempati areal dengan luas mencapai 7.500 meter persegi di Lippo Plaza Kupang ini merupakan gerai yang hadir untuk pertama kali di NTT.

“Ini gerai Matahari yang ke 134,” jelas Direktur Lippo Karawaci Tbk, Deborah Rosanti, pada jumpa pers dengan sejumlah wartawan baik media cetak dan elektronik di Kupang, Rabu, (22/4) sore.

Lippo Plaza Kupang sangat strategis, berada di jantung Ibu Kota Provinsi NTT itu, dengan biaya pembangunan gedung sebesar Rp 500 Miliar.

Lippo Plaza Kupang merupakan pusat perbelanjaan keluarga terlengkap dan terbesar pertama di Kota Kupang yang kehadirannya mampu menjadi ikon gaya hidup modern masyarakat NTT.

Menurut Deborah, Lippo Plaza Kupang hadir dengan konsep superblock (mixed use) melengkapi kehadiran Rumah Sakit (RS) Siloam Kupang yang telah terlebih dahulu diresmikan pada 20 Desember 2014 sebagai hadiah ulang tahun NTT dan akan terintegrasi dengan mied development lainnya seperti convention center, Bank, Sekolah dan Hotel.

Pusat perbelanjaan yang terdiri dari empat lantai itu dibangun diareal lahan seluar 1,6 ha, dengan total Gross Floor Area (GFA) kurang lebih 33 ribu meter persegi dan Net Leasable Areal (NLA) kurang lebih 27 ribu meter persegi dengan ketersediaan area parkir yang sangat luas.

Lippo Plaza Kupang juga menghadirkan nasional retailer, memiliki lebih dari 50 tenant yang terdiri dari tenant fashion dan aksesoris, beauty and health, food and beverages, entertainment dengan Matahari Department Store, Hypermart, Cinemaxx, Ace Hardware dan Informa sebagai anchor tenant yang kehadirannya sudah sangat dinantikan oleh masyarakat Kota Kupang serta sebagai hadiah ulang tahun Kota Kupang yang ke 25.

Lippo Malls Indonesia pada tahun 2015, merencanakan membuka pusat perbelanjaan baru sebanyak 7 (tujuh) pusat perbelanjaan, antara lain, di Tangeran, Jakarta, Yogyakarta, Jambi, Bogor, Buton Sulawesi Tenggara dan Lippo Plaza Kupang merupakan yang pertama tahun ini.

“Dalam kurung waktu lima tahun kedepan, Lippo Malls Indonesia berencana menambah jumlah mal yang dikelolahnya mencapai 120 mall dengan jangkauan 51 kota dan kabupaten di Indonesia, yang meliputi pembangunan mal baru di kota-kota di Indonesia Timur antaran lain Bau-Bau, Manado, Makasar, Ambon dan Bitung yang hingga saat ini menyerap tenaga kerja kurang lebih 250 ribu,” kata Deborah.

Deborah Rosanti, mengatakan, Lippo Plaza hadir di Kupang sebagai pusat perbelanjaan ke 60 yang dikelola Lippo Malls saat ini.

“Kami hadirkan Pusat perbelanjaan ini untuk menjawab keinginan masyarakat NTT dengan menyiapkan kebutuhan masyarakat terlengkap dan nyaman. Kami berharap masyarakat dapat melakukan aktifitas serta kegiatan belanja sesuai dengan selera seluruh anggoa keluarga serta mendukung gaya hidup masyarakat Kupang dan sekitarnya,” ungkapnya.

Selain menjadi pusat perbelanjaan kebanggaan masyarakat NTT, kehadiran Lippo Plaza Kupang diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pemerintah, baik melalui penciptaan lapangan kerja baru, pergerakan roda perekonomian daerah, kontribusi pajak dan tentunya melalui sosial kemasyarakatan.

“Khusus untuk Lippo Plaza Kupang, mempekerjakan tenaga kerja kurang lebih 1000 orang dan dari jumlah tenaga kerja itu 98 persen putra putri asli NTT,” katanya.

Ia menambahkan, PT Lippo Malls Indonesia (LMI) merupakan, salah satu anak usaha dari PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). LPKR merupakan perusahaan property terbesar di Indonesia berdasarkan jumlah asset dan pendapatan, diperkuat dengan land bank luas dan basis pendapatan recurring yang kuat.

Divisi usaha LPKR meliputi Residential atau Township, Retail Malls, Hospital, Hotels dan Asset Management. LPKR juga tercatat dibursa Efek Indonesia dengan kapatalisasi pasar sebesar 31,5 Trriliun atau US$ 2,4 miliar per 20 April 2015, tambahnya.

Suara Pembaruan

Yoseph A Kelen/FQ

Suara Pembaruan

beritasatu.com