Sinar Mas Land Bangun Digital Hub Senilai Rp3 Triliun

Bisnis.com, JAKARTA Sinar Mas Land saat ini tengah membangunDigital Hubatau sebuah area yang ditujukan untuk komunitas digital mulai dari perusahaan rintisan maupun institusi pendidikan yang bergerak di ...

  • propertidata
  • 2016.10.04
  • 179

    view

  • Sinar Mas Land Bangun Digital Hub Senilai Rp3 Triliun

    Bisnis.com, JAKARTA – Sinar Mas Land saat ini tengah membangun Digital Hub atau sebuah area yang ditujukan untuk komunitas digital mulai dari perusahaan rintisan maupun institusi pendidikan yang bergerak di bidang informasi dan teknologi.

    Chief Technology Officer Sinar Mas Land Irvan Yasni mengatakan Digital Hub memiliki area seluas 25,86 hektare yang akan terletak di bagian selatan Green Office Park, BSD City. Perusahaan mencatat proyek Digital Hub ini akan menelan dana sebesar Rp 3 triliun.

    “Kami akan mulai bangun pada 2017 mendatang. Saat ini sejumlah perusaahan yang bergerak di bidang IT (informasi dan teknologi) akan berkantor di kawasan Green Office Park seperti Huawei, Sales Stok, Ev Hive, Orami dalam watu dekat,” katanya dalam siaran pers, Senin (3/10).

    Irvan mengatakan selain mengembangkan proyek tersebut, perusahaan juga tengah berkomitmen menjadi tuan rumah penyelenggara kegiatan industri teknologi untuk lebih menunjang terciptanya kota pintar. Terbaru yakni kegiatan Hackathon di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City.

    Acara tersebut merupakan tempat berkumpulnya para komunitas di industri teknologi untuk saling berlomba dalam menghadirkan berbagai inovasi serta menciptakan aplikasi yang berkualitas dan bermanfaat.

    “Dengan acara ini diharapkan dapat menghasilkan aplikasi yang nantinya dapat dikembangkan baik menjadi suatu bisnis baru maupun digunakan untuk meningkatkan bisnis yang telah ada. Hackathon merupakan ajang yang tepat dalam mengembangkan inovasi dan terobosan baru khususnya di bidang teknologi,” katanya.

    Irvan mengatakan Hackathon merupakan gabungan dari kata Hack dan Marathon yang merupakan pekan retas untuk mengumpulkan para pengembang teknologi dari berbagai kalangan seperti perusahaan rintisan, pengembang, pelajar, maupun pecinta teknologi baik lokal maupun regional.

    “BSD City sedang berkembang menuju integrated smart digital city. Tidak hanya dilengkapi dengan jaringan infrastruktur teknologi, BSD City juga dilengkapi dengan penyediaan aplikasi mobile yang terintegrasi dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat di wilayah BSD City,” katanya.

    Irvan mengatakan dengan menggandeng banyak komunitas maka akan lebih menciptakan satu aplikasi yang berkualitas untuk penghuni BSD City. Perusahaan berupaya untuk dapat menyediakan sarana dan prasarana yang berkualitas bagi penghuni serta memberikan kualitas kehidupan terbaik dan kemudahan dalam berbagai hal, salah satunya adalah transaksi dengan aplikasi mobile yang terintegrasi.

    Sementara saat ini aplikasi yang sudah bisa dimanfaatkan penghuni adalah e-wallet, community platform, loyalty programs, dan business performance management solutions.

    Untuk fase pertama, BSD City membuat beberapa mobile apps yang bersifat standar untuk membantu kehidupan penghuni perumahan berskala kota tersebut. Beberapa aplikasi yang bersifat community services seperti surveillance camera untuk keamanan atau kemacetan juga dikembangkan dalam menunjang keamanan dan kenyamanan masyarakat BSD City.

    “Tahun ini kita menargetkan untuk dapat menghadirkan aplikasi yang bersifat standar, seperti pembayaran bill atau pembelian tiket,” ujar Irvan.

    properti.bisnis.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci