Mulai 2016, Ke Bandara Soetta Naik Kereta Listrik Saja!

Big Banner

Pemerintah kembali menunjukan komitmennya, sekaligus membuktikan janjinya untuk membenahi infrastruktur di dalam negeri. Proyek Kereta Rel Listrik (KRL) yang menghubungkan Jakarta dengan Bandara Soekarno-Hatta pun mulai jelas rimbanya. Koridor yang dimulai dari stasiun Manggarai itu, mulai dibangun pada Juli 2015. Diperkirakan, masyarakat sudah bisa menikmati moda angkutan ini pada akhir 2016.

Anda pasti ingin mengetahui hal-hal penting apa yang ada di balik proyek yang diimpikan banyak orang ini:

1. Rute kereta listrik ini akan berangkat dari Stasiun Manggarai, menuju dua stasiun pemberhentian yakni Stasiun Sudirman Baru, lanjut ke Stasiun Duri dan sebaliknya. Kereta ini akan melintasi Stasiun Karet dan Tanah Abang, Duri dan berakhir di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, melintasi sejumlah stasiun seperti Grogol, Pesing, Bojong Indah, Kalideres, Poris dan Batu Ceper.

2. Jam operasi kereta mulai 04.00 hingga 00.00

3. Waktu tempuh 57 menit dengan biaya per penumpang hanya Rp100.000.

4. KRL Bandara ini akan terintegrasi dengan Mass Rapid Transit (MRT) yang sekarang sedang dibangun, dan bus TransJakarta.

5. Dalam sehari akan ada 127 perjalanan pulang dan pergi dan dalam satu rangkaian kereta terdiri dari 6 gerbong, kapasitas 272 penumpang

6. Penggarap proyek PT KAI dan PT Angkasa Pura II dandiperkirakan akan menghabiskan anggaran sebesar Rp2,5 triliun

7.  Proses pembebasan lahan untuk pembangunan jalur rel sudah selesai, tinggal menunggu sertifikasi dari BPN

8. Di ketiga stasiun pemberhentian tersedia fasilitas parkir yang bisa memuat sampai 250 mobil

9. Senin, 20 April 2015, empat bank sudah mengucurkan kredit sebesar Rp 2 triliun untuk proyek KRL ini yakni, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Foto: Istimewa

rumah123.com