Brewin Mesa Optimistis Apartemen The Lana Diminati Pembeli

Jakarta - Perusahaan pengembang asal Singapura, PT Brewin Mesa Sutera, mengembangkan proyek apartemen eksklusif, The Lana, di kawasan CBD Alam Sutera, Serpong, Banten. Terdiri dari dua menara dengan ketinggian ...

  • propertidata
  • 2016.10.04
  • 367

    view

  • Brewin Mesa Optimistis Apartemen The Lana Diminati Pembeli

    Jakarta - Perusahaan pengembang asal Singapura, PT Brewin Mesa Sutera, mengembangkan proyek apartemen eksklusif, The Lana, di kawasan CBD Alam Sutera, Serpong, Banten. Terdiri dari dua menara dengan ketinggian 38 lantai dengan 496 unit, The Lana dikembangkan diatas lahan seluas 85.000 meter persegi, dengan nilai investasi Rp 1,3. Triliun.

    Presiden Direktur PT Brewin Mesa Sutera, Bill Cheng, mengatakan, apartemen ini merupakan proyek pertama yang dikembangkan perusahaannya di Indonesia. Karenanya, lanjut dia, sebagai pihak pengembang pihaknya memastikan bahwa pembangunan proyek ini disiapkan sebagai hunian yang berkualitas tinggi dan inovatif yang berdiri sebagai properti terbaik di kelasnya.

    "Proyek ini merupakan kerja sama antara Wing Tai dan Pontiac, dan menjadi satu-satunya proyek yang menawarkan hunian premium di kawasan Alam Sutera. Reputasi kami sebagai salah satu pengembang ternama di Singapura, menawarkan bentuk desain yang berbeda kepada konsumen di Indonesia," kata Bill Cheng, saat Media Gathering, di Jakarta, Selasa (4/10).

    Lebih lanjut Bill mengatakan, pihaknya mengakui kompetisi diantara pengembang yang ada di kawasan Alam Sutera, Serpong, cukup ketat. Meski demikian, kata dia, pihaknya merasa optimistis proyek apartemen premium ini akan diminati pembeli karena menampilkan konsep hunian yang berbeda.

    "The Lana menawarkan konsep keseimbangan dan ketenangan disetiap detail desainnya, di tengah-tengah kehidupan CBD Alam Sutera yang dinamis. The Lana didesain oleh Andrew Bromberg, arsitek internasional yang telah memenangkan beragam penghargaan di dunia arsitektur dan juga Global Board Director dari AEDAS, salah satu firma arsitektur internasional yang terbesar," kata Bill Cheng.

    Selain itu, lanjut dia, The Lana juga memiliki beberapa fitur khusus seperti 3 kolam renang, skydeck yang sangat luas, berbagai lounge dan ruang pertemuan, gym yang luas, taman, tempat barbeque, serta fitur unik seperti Thinking Boxes, Wayang Tower, Giant Hammock dan Solarium. The Lana sendiri, kata Bill Cheng, memiliki 4 tipe hunian yaitu 1 ruang tidur, 2 ruang tidur, 3 ruang tidur dan 3+1 ruang tidur.

    "Kami mempunyai misi untuk menghasilkan hunian terbaik yang dapat menjadi ciri khas dan menginspirasi pertumbuhan perkotaan serta meningkatkan standar kehidupan masyarakat Indonesia. The Lana adalah karya pertama dari Brewin Mesa di Indonesia dan kami akan memastikan proyek hunian ini dibangun dengan kualitas tinggi dan inovatif sebagai properti terbaik di kelasnya," tambahnya.

    Global Board Director AEDAS, Andrew Bromberg yang menjadi arsitek The Lana, menambahkan, dirinya memfokus desain pada human sustainability untuk memastikan keberlangsungan manusia dan masyarakat sekitar proyek. Setiap desain ditujuan agar menjadi bagian dan menginspirasi lingkungan sekitar. Khusus pada The Lana, fokusnya ada pada lingkungan hijau yang privat untuk memberikan ketenangan dan relaksasi.

    "Terinspirasi dari undak-undakan padi di Bali, The Lana memiliki berbagai taman di setiap sudut bangunan 2 tower ramping yang berdiri di atas fondasi yang kuat. The Lana mempunyai tata ruangan yang efisien dan fungsional, dan setiap tower tidak menghadap satu sama lain," kata Andrew.

    Feriawan Hidayat/FER

    BeritaSatu.com

    beritasatu.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci