Bisnis E-Commerce Bakal Gairahkan Properti Perkantoran

Jakarta - Bisnis e-commerce atau perdagangan dengan media elektronik melalui jaringan internet ke depan bakal meningkat dan menggairahkan properti perkantoran."Ke depan kami melihat ada tren baru, yaitu ...

  • propertidata
  • 2016.10.04
  • 300

    view

  • Bisnis E-Commerce Bakal Gairahkan Properti Perkantoran

    Jakarta - Bisnis e-commerce atau perdagangan dengan media elektronik melalui jaringan internet ke depan bakal meningkat dan menggairahkan properti perkantoran.

    "Ke depan kami melihat ada tren baru, yaitu start-up company (perusahaan rintisan) yang bisnisnya berbasis online," kata Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto dalam paparan properti di Jakarta, Selasa (4/10).

    Apalagi, menurut Ferry Salanto, pada saat ini bisnis online sedang aktif-aktifnya mencari ruang perkantoran terutama di wilayah Jakarta.

    Sebelumnya, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Ronald Waas mengatakan pemerintah berhak memperoleh penerimaan pajak dari transaksi perdagangan elektronik (e-commerce), meski saat ini peraturan perpajakan untuk industri tersebut masih dalam proses pembahasan.

    "Kita memang sedang mencari titik di mana ini bisa dipungut pajak, tapi untuk fair-nya pemerintah bisa memperoleh pajak dari transaksi e-commerce," kata Ronald saat mengisi acara pelatihan wartawan ekonomi di Semarang, Minggu (25/9).

    Ronald menjelaskan, pemerintah sudah mendapat saran dari berbagai pemangku kepentingan termasuk BI untuk pengenaan pajak dari perekonomian digital, apalagi nilai transaksi dari industri teknologi berbasis finansial (financial technology/fintech) terus meningkat setiap tahun.

    Namun, Ronald mengatakan proses pembahasan peraturan perpajakan tersebut masih belum menemukan kesepakatan, karena masih ada perdebatan terkait besaran pajak maupun jenis pengenaannya kepada konsumen.

    "Memang untuk pajak ini pembahasannya cukup panjang, karena ada yang bilang langsung saja dipajaki, namun ada juga pendapat kalau dipajaki, nanti industri e-commerce jadi malas berkembang," kata dia.

    /THM

    ANTARA

    beritasatu.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci