Griya Tirta Asri Gaet Perusahaan Saniter Spanyol untuk Kawasan Industri di Banten

JAKARTA, KOMPAS.com -PT Griya Tirta Asriberhasil menggaet pembeli baru untuk mengisi kawasan industrinya, Griya Idola Industrial Park (GIIP).Pembeli tersebut merupakan perusahaan saniter, Roca Indonesia, ...

  • propertidata
  • 2016.10.04
  • 192

    view

  • Griya Tirta Asri Gaet Perusahaan Saniter Spanyol untuk Kawasan Industri di Banten

    JAKARTA, KOMPAS.com - PT Griya Tirta Asri berhasil menggaet pembeli baru untuk mengisi kawasan industrinya, Griya Idola Industrial Park (GIIP).

    Pembeli tersebut merupakan perusahaan saniter, Roca Indonesia, yang berbasis di Spanyol. Mereka mengokupasi lahan industri yang berlokasi di kawasan Bitung, Kabupaten Tangerang, Banten, tersebut, seluas 7 hektar.

    GIIP dikembangkan oleh PT Griya Tirta Asri yang merupakan anak usaha PT Barito Pacific Tbk. Total luas lahannya mencapai 50 hektar.

    Menurut Senior Associate Director Industrial Services Colliers International Indonesia, Rivan Munansa, sejak dibangun pada 24 Maret 2015 lalu, harga lahan GIIP sudah naik 18 persen.

    "Saat ini harga lahan di GIIP berada pada posisi Rp 2,750 juta per meter persegi," ujar Rivan kepada Kompas.com, Selasa (4/10/2016). 

    Berbeda dengan kawasan industri lainnya, GIIP tidak hanya berisi kavling-kavling untuk industri, melainkan juga dikombinasikan dengan berbagai macam fungsi yang mendukung kebutuhan industri.

    GIIP juga mengintegrasikan lahan industri dengan gudang multiguna, service center, perkantoran, workshop, ruko, dan ruang ritel sebagai fasilitas penunjang.

    "Di sana terdapat pula fasilitas pengolahan air bersih, dan air limbah," tambah Rivan.

    Terkait kinerja kawasan industri secara umum pada kuartal III-2016 ini, Rivan mengatakan, masih belum menunjukkan peningkatan. 

    Kecuali transaksi yang dibukukan Griya Tirta Asri dan PT Puri Delta Lestari Tbk atas Greenland International Industrial Center (GIIC) di Cikarang, Jawa Barat, penjualan lahan kawasan industri terbilang sangat minim.

    Bahkan, beberapa kawasan industri baru macam Podomoro Industrial Park seluas 500 hektar yang dibesut PT Agung Podomoro Land Tbk dan Artha Industrial Hills milik Artha Graha Network seluas 390 hektar, belum mampu mendatangkan pembeli baru.

    properti.kompas.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci