Pengembang Singapura Pilih "Groundbreaking" Lebih Dahulu Sebelum Memasarkan Apartemen

JAKARTA, KOMPAS.com - Apartemen The Lana yang menjadi karya pertama pengembang asal Singapura, PT Brewin Mesa Sutera, fokus menyasar penghuni kalangan menengah atas.Dengan pasar yang tidak sebesar menengah ...

  • propertidata
  • 2016.10.04
  • 327

    view

  • Pengembang Singapura Pilih "Groundbreaking" Lebih Dahulu Sebelum Memasarkan Apartemen

    JAKARTA, KOMPAS.com - Apartemen The Lana yang menjadi karya pertama pengembang asal Singapura, PT Brewin Mesa Sutera, fokus menyasar penghuni kalangan menengah atas.

    Dengan pasar yang tidak sebesar menengah ke bawah sementara kompetisinya cukup ketat, perusahaan gabungan antara Brewin Properties Pte. Ltd. dan Mesa Investment Private Limited, mencari cara untuk menggaet pembeli.

    Salah satunya dengan menanamkan kepercayaan pada konsumen bahwa proyek ini akan dibangun secara bertahap mulai dari pemancangan tiang atau groundbreaking.

    "Banyak yang bertanya kepada Brewin Mesa, kelebihannya apa dan bakal bangun apa engga.
    Untuk itu, kami melakukan groundbreaking lebih duluan, baru menjual. Kalau pengembang yang lain kan memasarkan dahulu," ujar General Manager of Sales and Marketing PT Brewin Mesa Sutera Stevie Faverius Jaya di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Selasa (4/10/2016).

    Menurut Stevie, cara ini dinilai efektif untuk membuat konsumen percaya terhadap Brewin Mesa.

    Pasalnya, meski Brewin dan Mesa masing-masing berpengalaman secara bertahun-tahun di Singapura, namun di Indonesia mereka baru akan memulai kiprahnya.

    Di Indonesia, Brewin Mesa akan fokus pada pengembangan properti dengan orientasi pada desain di sektor hunian dan komersial.

    Dalam pengembangannya, Brewin Mesa akan memanfaatkan bekal pengalaman dan nilai yang sudah diterapkan di Singapura namun dengan konsep lokal Indonesia.

    Stevie manambahkan, saat ini pihaknya belum meluncurkan secara resmi proyek The Lana kepada publik.

    Brewin Mesa tengah mengumpulkan peminat yang kemungkinan tertarik dengan proyek seharga mulai Rp 1,5 miliar per unit tersebut.

    "Kami sedang dalam periode menunggu orang-orang memberikan pernyataan minat. Memang jualannya belum, tapi pernyataan minat sudah," sebut Brewin.

    properti.kompas.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci